Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Zoology>Laporan vertebrata

Laporan vertebrata

oleh: mokoe    
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

BAB III

METODE PRAKTIKUM

A. Alat Dan Bahan

1. Alat : alat bedah lengkap, papan lilin/parafin dan alat tulis.

2. Bahan : bahan yang digunakan yaitu berupa katak sawah (Rana cancrivora)

B. Cara Kerja

Acara 1

1. Mengamati secara seksama preparat yang telah ada. Menggambar bentuk luar tubuh preparat, sehingga menjadi jelas informasi mengenai bentuk tubuh, pembagian wilayah tubuh dan alat-alat tubuh yang tampak dari luar.

2. Memberi keterangan lengkap, bagian-bagian dari:

a. Caput: rima oris, nares anteriores, organon visus, membrane tymphani, dan sebagainya;

b. Truncus: dorsum, ventrum/abdoment, lateral, muara kloaka/anus, extremitas anterior (brachium, anterbrachium, manus, 4 digiti), extremitas posterior (femur, crus, pes/pedes, selaput renang, 5 digiti)

3. Melengkapi pengamatan inspectio saudara terhadap masing-masing bagian organ secara detail: bagian-bagian mata, telinga, kulit, dll.

Acara 2

1. Mematikan dahulu preparat dengan uap chloroform sebagai pembius.

2. Setelah pingsan, kita mencuci katak tersebut.

3. Melakukan pembedahan di atas papan bedah/bak parafin. Melakukan pengguntingan dimulai pada kulit perut antara kedua lipat paha menyusur garis tengah badan kearah depan sampai dengan dadanya. Selanjutnya system muscularnya menggunting dengan arah yang sama.

4. Mengamati situs viscerum (alat dalam) Rana cancrivora; tentukan jenis kelaminnya, selanjutnya menggambar dan memberi keterangan secara lengkap istilah latin diikuti istilah indonesianya. Untuk organ yang tertutup organ lain, menggambar dengan garis putus-putus:

- Caput (daerah cavum oris); dentes maxillaris, nares posteriores, palatum, pharynx, os vormer (dengan dantes), ostium tubae auditivae,rima glotidis, lubang ke saccus vocalis (hanya pada katak jantan), lingua bifida.

- Truncus; cor, hepar ventriculus, intestinum, cloaca, pancreas, lien, ovarium, oviduct, uterus, atau testes, vasa efferentia, vesica seminalis, mesonephros, ductus mesonephridicus (ureter), vesica urinaria, pulmo, vesica felea. Mengamati masing-masing organ secara detail.

Acara 3

Diskusi/penugasan klarifikasi classis amphibia

1. Berikan alasan apa sebab katak sawah berada dalam susunan sistematika seperti tertuang di atas. Jelakan masing-masing alasannya!

Jawab:

Kingdom Animalia: makhluk hidup yang dapat bergerak secara aktif,

Phylum chordata: chordata berasal dari bahasa Yunani, yaitu chorde yang berarti dawai/ senar atau tali. Sesuai dengan namanya, anggota kelompok chordata memiliki notokord (korda dorsalis) memanjang dari anterior hingga posterior. Sub-phylum vertebrata: kelompok hewan yang memiliki tulang belakang.Dalam sistem klasifikasi, vertebrata merupakan subfilum dari filum Chordata.

Classis amphibia: umumnya hidup di dua tempat, yaitu darat dan air selama metamorfosisnya. Sebagian besar Amphibia memiliki ciri-ciri khusus lainnya, yaitu :

-berkulit licin tidak bersisik
- menggunakan energi lingkungannya untuk mengatur suhu tubuhnya sehingga tergolong hewan eksoterm.

Ordo anura: Anura memiliki ciri tidak berekor saat dewasa.Kaki belakangnya yang lebih panjang daripada kaki depan digunakan untuk melompat.
Lidahnya besar, lengket, dan dapat dijulurkan untuk menangkap mangsanya.Bagi yang jantan memiliki kantong udara di kerongkongannya yang dapat mengeluarkan suara untuk menarik betina saat musim kawin.

Familia Ranidae: adalah kelompok hewan dari ordo anura yang memiliki kaki belakang yang panjang dan memiliki kulit yang berlendir tak berbintil-bintil.



2. Buatlah klarifikasi sistem-sistem organ tubuh katak sawah, sesuai temuan organ ketika pengamatan struktur tubuhnya.

Jawab:

1. Inspectio: caput, truncus, langit-langit atas, hidung, mulut, mata, jari-jari kaki, kloaka, selaput renang, dorsal lateralis, brakhium, antebrakhium.

2. Sectio: kelenjat tiroid, ventricle, lambung, usus, kantong urine, paru-paru, glottis, atrium, hati, kloaka, testis.

3. Sistem pernapasan: pulmonary, larynx

4. Sistem pencernaan: mulut (langit-langit mulut, gigi, lidah), esofagus, lambung, ususs halus, usus besar, rektum, kloaka

5. Rongga mulut dan sekat:

- Septum submandibulare (sekat kepala): saccus submandibulare.

- Septum pectoralis: rongga dada dan rongga insang

- Septum abdominale: rongga perut, rongga sisi, rongga paha, rongga betis.

6. Sistem urogenital jantan: testis, hemipenis

7. Sistem urogenital betina: oviduct, ovary, uterus dan kloaka.


3. Adakah perbedaan terhadap jenis katak yang lain? Jelaskan!

Jawab:

Tentunya ada, karena Allah S.W.T menciptakan makhluknya tidak ada yang sama, walaupun itu kembar pasti masih ada perbedaannya. Begitu juga dengan Rana cancrivora, yang memiliki perbedaan antara yang satu dengan yang lainnya.

4. Adakah persamaan terhadap jenis katak yang lain? Jelaskan!

Jawab:

Menurut saya ada, tetapi hanya pada anatomi atau sectionya. Sedangkan morfologinya akan berbeda.

Diterbitkan di: 08 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.