Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Zoology>Alat Tangkap dan Daerah Penyebaran Ikan layur

Alat Tangkap dan Daerah Penyebaran Ikan layur

oleh: Doedo     Pengarang : Suwinda Pratama
ª
 
Jenis dan cara pengoperasian alat tangkap ikan

a. Pancing ulur (hand line)

Pancing ulur (hand line) adalah pancing yang paling sederhana. Biasanya hanya terdiri dari pancing, tali pancing dan pemberat serta menggunakan umpan dan dioperasikan oleh satu orang dan tali pancing langsung ke tangan (Sudirman, 2004). Ukuran pancing dan besarnya tali disesuaikan dengan besarnya ikan yang menjadi tujuan penangkapan.
Alat tangkap ini bersifat pasif dan konstruksinya sangat sederhana. Pada satu tali pancing utama dirangkaikan 2-10 mata pancing secara vertikal. Umpan yang digunakan adalah ikan segar yang dipotong-potong. Ikan yang dijadikan umpan dapat berupa potongan ikan tembang dan ikan layur itu sendiri.

b. Rawai layur

Rawai layur terdiri dari rangkaian tali utama dan tali pelampung dimana pada tali utama pada jarak tertentu terdapat beberapa tali cabang yang pendek dan lebih kecil diameternya, dan di ujung tali cabang ini diikatkan pancing yang berumpan.
Rawai layur ini tergolong Bottom long lines, yaitu pancing yang dipasang di dasar perairan yang di khususkan untuk menangkap ikan-ikan demersal (Sudirman, 2004). Konstruksi pancing ulur dan rawai layur dapat dilihat pada Lampiran 3 dan 4.
Habitat dan penyebaran
Layur (Trichiurus lepturus) merupakan ikan laut yang mudah dikenal dari bentuknya yang panjang dan ramping. Ikan ini tersebar di banyak perairan dunia. Jenis yang ditemukan di Pasifik dan Atlantik merupakan populasi yang berbeda. Ikan layur adalah salah satu jenis ikan demersal ekonomis penting yang banyak tersebar dan tertangkap di perairan Indonesia. Perairan dengan dasar yang relatif rata dan berlumpur dengan salinitas yang relatif rendah biasanya merupakan habitat ikan layur. Dari beberapa pengamatan tentang sebaran ikan layur di pantai selatan Jawa diperoleh informasi bahwa ikan layur di Teluk Pelabuhan Ratu-Binuangeun dan Cilacap umpamanya, tertangkap pada perairan pantai di sekitar muara-muara sungai yang relatif dangkal. Puncak musim penangkapan di perairan selatan Jawa terjadi menjelang akhir tahun sampai awal tahun berikutnya (Annas, 2008).

Daerah dan Musim Penangkapan

Menurut Usemahu (2003), daerah penangkapan adalah suatu daerah perairan dimana penangkapan ikan dilakukan. Daerah penangkapan ikan dalam percakapan sehari-hari disebut daerah penangkapan atau fishing ground. Daerah penangkapan terbaik adalah di daerah penangkapan yang sebelumnya sudah diketahui adanya keberadaan ikan.

Perairan Indonesia secara garis besar dipengaruhi oleh dua musim, yaitu musim timur dan musim barat. Keadaan lingkungan perairan dari kedua musim sangat berbeda, sehingga terjadi fenomena alamiah yaang berhubungan dengan ruaya dan konsentrasi ikan pelagis.
Secara umum dapat dikatakan bahwa penyebaran layur sepanjang perairan tropis, daerah penyebaran di wilayah perairan Indonesia yaitu pada perairan pantai selatan Indonesia, seperti Lawang, Jampang, Palabuhanratu, Cibanteng, Ujung Genteng dan Sukawana.
Diterbitkan di: 06 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tinjauan teknis long line Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.