Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Zoology>Perkembangan Folikel

Perkembangan Folikel

oleh: Phoeyenk     Pengarang : Artikel
ª
 
A. Tahap Perkembangan Folikel
1. Pengertian Folikel
Folikel adalah struktur berisi cairan yang merupakan tempat pertumbuhan sel-telur (oocyte). Bagian penutup dari folikel mengandung sel-sel yang memproduksi hormon betina (estrogen) dinamakan Estradiol 17 beta. Setelah melepaskan sel telur (ovulasi), sel-sel produsen hormon ini ganti membuat hormon penunjang implantasi dinamakan Progesteron. Struktur ini warnanya kuning dan dinamakan Corpus Luteum (Brown, 1992).
Folikel berasal dari epitel lembaga karena proses invaginasi. Dimana secara bertahap folikel akan berpisah dari epitel lembaga dan terpancang di bawah tunica albuginea di dalam lapisan parenchyma. Di sini folikel akan mengalami perubahan-perubahan untuk menjadi dewasa, ovulasi dan pembentukan corpus luteum (Frandson, 1992).
Folikel pada semua periode perkembangan dapat ditemukan pada kedua ovarium dewasa normal belum menopause. Folikel terletak di korteks ovarium dan dibagi menjadi dua berdasarkan tipe fungsinya, yaitu primordial (nongrowing) dan follikel yang tumbuh (growing). Folikel yang tumbuh dibagi menjadi 5 tingkatan yaitu primer, skunder, tertier, matur (de Graaf) dan atretik. Tiga tingkatan pertama
dari pertumbuhan folikel tersebut tidak dipengaruhi oleh hipofisis, tetapi diatur dalam mekanisme intraovarium. Tetapi setelah melewati tingkatan ketiga, pertumbuhan folikel tersebut dipengaruhi oleh hormon gonadotropin (Anonim, 2007).
Perkembangan folikel diawali dengan pertumbuhan oleh bertambahnya jumlah sel-sel pipih yang mengelilingi oocyt, sel-sel pipih ini lambat laun berubah menyerupai kubus lalu berjajar dan disebut folikel primer yaitu folikel sel dengan ovum berlapis sel tunggal. Pada sapi mempunyai diameter 0,131-0,148 mm tanpa zona, sedangkan dengan zona adalah 0,013-0,020 mm. Pada kambing atau domba tanpa zona 0,125-0,167 mm, dan untuk tebalnya 0,009-0,012 mm (Salisbury, 1985).
Diterbitkan di: 08 Desember, 2009   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah Fsh berfungsi pada folikel primordial??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa jumlah folikel de graff pada ovarium wanita Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    brp ukuran folikel di hari ke 10 stlah haid?? dan brp ukrn normal folikel? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bahaya ga folikel itu ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    engga 13 September 2012
  1. Jawaban  :    apakah folikel itu berbahaya 17 Mei 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bahaya tidak jika terjadi pada manusia Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tolong jelaskan tentang Perkembangan folikel dalam ovarium hewan ternak? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. noez

    comment

    artikelnya bgs, tpi literatur bukunya apa ya?trutama buat yang Brown..tx

    0 Nilai 01 Februari 2011
X

.