Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Fisika>Dasar – dasar Biomekanika

Dasar – dasar Biomekanika

oleh: rajauntung     Pengarang : mukhmad
ª
 
Dasar – dasar Biomekanika
Dalam gerakan pada sistem gerakan otot, otot bereaksi terhadap tulang untuk mengendalikan gerak rotasi di sekitar sambungan tulang beberapa system pengungkit menjelaskan hal tersebut. Dalam sistem ini bertindak sebagai sistem mekanis yang berfungsi untuk supply energi kinetik dan gerakan angular (Eko Nurmianto 1996: hal 33-42)
• Sistem Pengungkit I
Contoh Sistem Pengungkit I
1. Otot triceps menarik ulang untuk menggerakan siku
2. Otot Quadriceps menarik tibia melalui patella untuk menggerakan lutut
• Sistem Pengungkit 2
Contoh Sistem Pengungkit 2
1. Otot biceps menarik radius untuk mengangkat siku
2. Otot Bracialis menarik ulna untuk mengangkat siku

Desain Yang Sesuai Dengan Kemampuan Dan Keterbatasan Manusia
Karena adanya kenyataan bahwa pada saat kerja fisik seseorang banyak melakukan aktifitas maka sebaiknya kita hindari hal-hal seperti beban statis, sikap kerja atau postur yang berlebihan dalam menggunakan tenaga, konsentrasi beban kerja yang berlebihan serta konsentrasi beban kerja hanya pada sejumlah bagian otot saja. Begitu juga dengan kerja mental usahakan agar beban mental dapat kita tekan sekecil-kecilnya, bahkan apabila mungkin kita hilangkan.
Sejumlah konsep dasar perancangan kerja yang ergonomi adalah sebagai berikut:
• Manusia bervariasi
• Manusia semakin berpendidikan
• Manusia menginginkan untuk menyampaikan pendapatnya.
• Kesehatan dan keamanan adalah penting
• Transportasi dan komunikasi menyebabkan dunia terasa kecil
• Mesin teknologi semakin canggih
• Terdapat perubahan spesialisasi kerja
• Pekerjaan-pekerjaan semakin berhubungan
Dalam melakukan perancangan system kerja yang ergonomis perlu informasi yang lengkap mengenai manusia dengan segala keterbatasannya. Salah satu usaha untuk mendapatkan informasi-informasi ini telah banyak dilakukan menurut 4 besar sebagai berikut: (Iftikar Z. Sutalaksana, 1997; hal 64).
a. Penyelidikan tentang display
Yang dimaksud display adalah bagian dari lingkungan yang berkomunikasikan keadaannya pada manusia. Contoh kalau kita ingin mengetahui berapa kecepatan motory yang sedang kita kemudikan,maka dengan melihat jarum spidometer kita akan mengetahui keadaan lingkungan dalam hal ini kecapatan motor.
b. Penyelidikan mengenai hasil kerja manusia dan proses pengendaliannya
Dalam hal ini diselidiki tentang aktifitas-aktifitas manusia ketika bekerja dan kemudian mempelajari cara mengukur dari setiap aktifitas-aktifitas tersebut, dimana penyelidikan ini banyak berhubungan dengan biomekanik
c. Penyelidikan mengenai tempat kerja
Agar diperoleh tempat kerja yang baik, dalam arti kata sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan manusia, maka ukuran-ukuran dari tempat kerja tersebut harus sesuai dengan tubuh manusia, ini dipelajari dalam anthropometri.
d. Penyelidikan mengenai lingkungan fisik
Yang dimaksud dengan lingkungan fisik disini meliputi ruangan dan fasilitas yang biasa digunakan oleh manusia.
Diterbitkan di: 04 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.