Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Fisika>Rahasia Cahaya Ke-Ilahi-an: Cahaya di Atas Cahaya Bagian II

Rahasia Cahaya Ke-Ilahi-an: Cahaya di Atas Cahaya Bagian II

oleh: WandiPutra     Pengarang : Wandi Putra
ª
 
Pada bagian I artikel telah disinggung bahwa cahaya juga bersifat sebagai gelombang elektromagnetik. Ada begitu banyak jenis gelombang sehingga para ahli mengklasifikasikan gelombang-gelombang elektromagnetik ini dalam bentuk spektrum-spektrum. Setiap spektrum gelombang elektromagnetik memiliki fenomena yang berbeda-beda sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Karakteristik gelombang ini berhubungan dengan frekwensi. Dengan kecepatan yang sama gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang yang besar memiliki frekwensi gelombang yang kecil. Sebaliknya gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang pendek memiliki frekwensi gelombang yang besar. Jadi berdasarkan panjang gelombang dan frekwensi dapat disusun spektrum gelombang elektromagnetik sebagai berikut:
- Sinar Gamma. Sinar ini memiliki panjang gelombang 10 pangkat -15 dengan rentang frekwensi 10 pangkat 20 sampai dengan 10 pangkat 25 Hertz.
- Sinar X (Rontgen). Sinar ini memiliki panjang gelombang 10 pangkat -10 dengan rentang frekwensi antara 10 pangkat 16 sampai dengan 10 pangkat 20 Hertz.
- Sinar ultra violet. Sinar ini memiliki panjang gelombang sekitar 10 pangkat -8 dengan rentang frekwensi antara 10 pangkat 15 sampai dengan 10 pangkat 16 Hertz.
- Cahaya Tampak. Yaitu cahaya yang tampak oleh mata manusia dan terdiri dari deretan warna mulai cahaya berwarna merah, warna jingga, warna kuning, warna hijau, warna biru, warna nila dan warna ungu. Daerah frekwensi gelombang ini antara 10 pangkat 14 sampai dengan 10 pangkat 15 Herts dan panjang gelombang 10 pangkat -5
- Cahaya infra merah. Cahaya ini memiliki frekwensi 10 pangkat 11 sampai dengan 10 pangkat 14 Hertz.
- Gelombang RADAR (Radio Detection and Ranging) yang memiliki frekwensi sebesar 10 pangkat 10 Hertz.
- Gelombang TV dan gelombang radio FM yang memiliki frekwensi sebesar 10 pangkat 8 Hertz.
- Gelombang Radio. Gelombang ini memiliki rentang frekwensi antara 10 pangkat 4 sampai dengan 10 pangkat 7 Hertz.

Matahari merupakan salah satu sumber cahaya yang terpenting bagi kelangsungan kehidupan di muka bumi. Matahari juga merupakan salah satu bintang diantara milyaran bintang yang ada di dalam gugusan bintang (Galaksi) Bima Sakti (Milky Way). Cahaya yang dipancarkan oleh matahari, yang merupakan cahaya tampak adalah hasil dari reaksi fusi nuklir atom hidrogen di dalam inti matahari. Radiasi dari matahari ini yang mana lebih dikenal dengan cahaya matahari adalah foton yang terdiri dari cahaya inframerah, cahaya tampak dan sinar ultraviolet. Radiasi matahari ini juga menghasilkan sinar gamma yang bersifat paling merusak selain sinar inframerah dan sinar ultraviolet karena memiliki energi yang paling besar sehingga mampu menguraikan molekul-molekul organik. Namun dikarenakan jarak antara matahari dan bumi sekitar 150 juta km dan adanya atmosfer yang menyelimuti bumi maka sinar gamma ini tidak mampu mencapai permukaan bumi. Dan adalah karunia Tuhan juga jika sekiranya Sinar gamma ini sampai di bumi dengan intensitas yang tinggi maka cerita kehidupan di muka bumi ini menjadi lain.

Sinar matahari terutama yang disebut cahaya tampak berperan penting dalam membuat dunia penuh dengan warna. Bayangkan jika disekeliling kita benda-benda terlihat seperti seonggokan benda yang kita lihat di waktu malam tanpa cahaya. Sebenarnya apa yang menyebabkan mata kita dapat menangkap warna-warna benda yang ada disekeliling kita? Seperti telah disinggung di atas bahwa cahaya tampak yang merupakan bagian dari sinar matahari yang dipancarkan ke bumi terdiri dari 7 warna cahaya yaitu warna merah, warna jingga, warna kuning, warna hijau, warna biru, warna nila dan warna ungu(ke-tujuh warna tersebut terlihat perwujudannya pada fenomena alam yang kita sebut dengan "pelangi"). Pada saat cahaya tampak menyinari suatu benda, maka oleh benda yang disinari oleh cahaya tampak tersebut akan menyerap sebagian cahaya tersebut dan memantulkan sebagian lainnya. Apabila cahaya warna biru yang dipantulkan maka oleh mata kita akan diterima dan diteruskan ke otak, sehingga kita melihat benda tersebut berwarna biru. Apabila ada dua cahaya atau lebih yang dipantulkan maka mata kita akan melihat warna campuran dari cahaya tersebut.

Sinar infra merah merupakan cahaya dimana mata manusia tidak mampu melihatnya dalam kondisi mata telanjang namun sinar ini dapat kita rasakan melalui rasa panas yang ditimbulkannya. Oleh karena itu sinar matahari yang menerpa kulit kita terasa panas dan dalam intensitas yang tinggi dapat menimbulkan efek kulit menjadi hitam. Namun sinar infra merah ini berperan penting dalam menciptakan perubahan cuaca dan dalam lingkup yang lebih besar berperan menciptakan iklim di bumi. Panas matahari yang menyinari suatu daerah menyebabkan udara di daerah yang disinari menjadi renggang akibat pemanasan sehingga udara dari daerah yang lebih dingin dimana udaranya lebih padat akan mengalir menuju daerah yang udaranya lebih renggang. Udara yang mengalir inilah yang biasa kita sebut dengan angin, yang berperan membawa uap air dari satu tempat ke tempat lain sehingga menimbulkan hujan.

Sinar Ultraviolet adalah sinar yang berenergi tinggi sehingga bila sel-sel hidup terpapar sinar ini dalam intensitas tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada sel-sel hidup. Meskipun demikian sinar ultraviolet ini memegang peranan penting dalam pembentukan vitamin D pada manusia dan hewan-hewan bertulang belakang.
Diterbitkan di: 02 September, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sejarah cahaya tampak Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.