Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Fisika>Pengertian Seismograf , Cara Kerja Seismograf Alat Pencatat Gempa Bumi

Pengertian Seismograf , Cara Kerja Seismograf Alat Pencatat Gempa Bumi

oleh: satelite     Pengarang : indonesia maju
ª
 
Pengertian Seismograf , Cara Kerja Seismograf Alat Pencatat Gempa Bumi

Bagaimana mengukur gempa bumi dan daya rambatnya? Untuk mengetahui kekuatan getaran gempa bumi digunakan alat seismometer. Seismometer yang dirangkai dengan alat yang mencatat parameter gempa disebut seismograf. Sedangkan hasil rekaman pada piasnya disebut seismogram. Sebuah seismograf dapat mencatat gempa komponen vertical dan masing- dan gempa komponen horizontal.

Ketika terjadi gempa, getaran gempa yang terekam adalah gelombang primer karena kecepatan rambatnya paling tinggi, lalu diikuti oleh rekaman gelombang sekunder yang memiliki kecepatan rambat lebih rendah dari gelombang primer. Gelombang permukaan datang paling akhir karena memiliki kecepatan rambat paling rendah. Seismograf mencatat semua getaran dan kecepatan rambat gempa bumi dalam bentuk seismogram.

Ada beberapa skala yang digunakan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. Skala Mercalli, Omori, Cancani, dan skala Richter* merupakan skala yang digunakan, namun skala Richter adalah yang paling popular untuk mengukur kekuatan gempa bumi yang disebut dengan magnitude (M). Berdasarkan skala-skala ini orang dapat mengenali kekuatan gempa yang pada akhirnya berguna untuk mengantisipasinya seperti desain konstruksi bangunan dan jalan raya

Menurut skala Richter kekuatan gempa bumi dapat dilihat sebagai berikut :

•) > 3,5 Umumnya tidak terasa, tetapi terekam.
•) 3,5-5,4 Seringkali terasa, tetapi jarang mengakibatkan kerusakan.
•) < 6,0 Dapat menyebabkan kerusakan besar pada bangunan yang kurang kuat dan meliputi daerah yang kecil.
•) 6.1-6.9 Dapat menimbulkan kerusakan pada fisik dan menimbulkan korban jiwa manusia pada radius sampai 100 kilometer.
•) 7.0-7.9 Pada skala ini termasuk gempa bumi besar. Dapat menyebabkan kerusakan serius pada daerah yang lebih luas.
•) > 8 Gempa bumi besar. Dapat menyebabkan kerusakan serius pada daerah yang meliputi beberapa ratus kilometer.

Sebagai contoh, gempa bumi di Aceh mencapai kekuatan 9,0 skala Richter yang mengakibatkan kerusakan fisik yang amat besar dan menimbulkan korban yang banyak.
Diterbitkan di: 27 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud dengan geologis ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jadi maksud dri seismograf apa??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    cara menggunakan saismograf Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara kerja seismograf horizontal..?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara kerja seismometer Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pengertian seismograf Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    keren ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ea 02 Desember 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan pengertian tentang seismograf ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    seismograf adlh sebuah alat yg mengukur dan mencatat gempa bumi 02 Desember 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan pengertian tentang seismograf? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Bagaimana cara membuat seismograf yang sederhana ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    keuntungan seismograf ap....? 21 April 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 2. lovena rahmawati

    loooove

    wow mantap abiz mbook

    0 Nilai 02 Februari 2013
  2. 1. rvp

    mu

    rtttftyccxhfgiusnnv;buiwebbfejbe bierwge vhhegv egjebfg3rfwibv vv

    0 Nilai 09 September 2012
X

.