Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Fisika>Tegangan listrik dan cara mengukur tegangan listrik

Tegangan listrik dan cara mengukur tegangan listrik

oleh: pejuangkerja    
ª
 
Tegangan dan Potensial Listrik.
Suatu sumber listrik menghasilkan tegangan listrik yang disingkat dengan huruf E (Electro - motive force), dengan satuannya adalah Volt dan alat pengukurannya adalah Voltmeter. Tegangan listrik di dalam Suatu sumber listrik terjadi karena “perbedaan potensial” antara kedua kutub-kutubnya.

Pofensial yang tertinggi dinyalakan dengan tanda + (positif) dan potensial yang terendah dinyatakan dengan tanda - (negafif).

Cara MengukurTegangan
Adapun tujuan dari pengukuran Tegangan adalah untuk memeriksa ada atau tidak adanya tegangan yang terjadi dalam satu sirkuit listrik. Proses pemeriksaan dapat dilakukan dengan menggunakan lampu tester (test light). Selain itu juga pengukuran tegangan ini dapat berfungsi juga untuk mengukur besarnya tegangan yang terjadi dalam satu sirkuit, untuk mengetahui apakah komponen listrik beroperasi pada keadaan normal. Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan AVO meter.

Gambar 4.1. Pengujian Tegangan Listrik

Cara penggunaan Voltmeter untuk mengukur tegangan adalah :
1. Pastikan alas yang digunakan bersih dan dicat. Gunakan baut yang langsung dipasang pada frame/kerangkanya.
2. Pilihlah nilai yang skalanya satu satuan yang lebih tinggi daripada tegangan yang diinginkan.Letakkan ujung pengukur berwarna merah pada ujung positif dan pengukur hitam pada ujung negatif sirkuit.Diagram disebelah menunjukkan bahwa Voltmeter mencatat tegangan yang melalui bola lampu. Sambunglah voltmeter dengan posisi pararel, bukan seri.

Gambar 4.2. Instalasi Voltmeter untuk pengukuran tegangan

Contoh:
Kadang-kadang lebih mudah mendiagnosa suatu komponen dengan mengukurnya dari terminal input secara langsung. Pengukur (+) diletakkan pada terminal input positif dan pengukur (-) diletakkan pada kabel ground komponennya. Bila ternyata tidak ada tegangan, ada 2 kemungkinan penyebabnya:
1. Tidak ada tegangan pada terminal input positif.
2. Ground wire (kabel) kurang kencang.
Penyebab 1 : Periksa tegangan antara terminal input yang berhubungan dengan battery dan ground.
Penyebab 2 : Periksa kontinuitas antara terminal kabel hijau keterminal ground.
Diterbitkan di: 06 April, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    klo kita menggunakan mesin dengan mesin genset dgn menggunakan kawat las RB 4,0.berapa besar tegangan yg kita peroleh utk mengelas dgn bahan dasar plat besi dgn tebal 10mm?....... ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    nggak tahu om 27 September 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    suatu saluran listrik teg tinggi menggunakan kawat tembaga no4 yg mempunyai thnan 0,428 ohm/1000ft in membawa arus 30A. Jk teg pd suatu ttk pd sluran adlh 250 v. brapakah bsarx teg 5 mil dri ttk it? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana mengukur tegangan ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    cara mengukur tegangan dengan voltmeter Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    cara mengukur tenaga listrik dengen menggunakan voltmeter Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa tegangan itu Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    siapa penemu tegangan listrik pertama? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.