BAGAIMANA cara ayah kamu jika ingin membuka sekrup? Ya tentu menggunakan obeng. Kamu tinggal menempatkan ujung obeng panjang
ke permukaan sekrup, lalu memutarnya, maka sekrtup akan “masuk” ke dalam kayu, misalnya. Lantas kenapa ada berbagai macam bentuk “permukaan” sekrup? Ada yang berupa tanda “minus”, dan ada juga yang berbentuk “kembang”. Apa masing-masing kegunaannya?
Sekrup dan obeng berbentuk “minus” sebenarnya ada lebih dahulu dibandingkan sekrup dan obeng jenis lainnya. Namun, orang kemudian mencari cara bagaimana supaya saat “menyekrup” lebih “bertenaga dan terpusat”.
Artinya, banyak ditemui kasus, saat menggunakan obeng “minus” seringkali obeng melesat ke samping, keluar dari sekrupnya. Akibatnya sekrup tidak “masuk” dan juga melesatnya obeng bisa juga mencelakai orang yang sedang mengobeng.