Halaman Utama Shvoong > Ilmu Pasti > Fisika > Deteksi Tepi

.

Deteksi Tepi

Pengarang : wahyusite
Summary by : wahyusite
Kunjungan: 25
kata: 300
Diterbitkan di: April 16, 2008



Deteksi Tepi


 


Suatu obyek yang berada 
dalam bidang citra dan tidak bersinggungan dengan batas bidang citra,
berarti obyek tersebut dikelilingi daerah yang bukan obyek yaitu latar
belakang. Pertemuan antara bagian obyek dan bagian latar belakang disebut tepi
obyek. Demikian juga bila dua buah atau lebih obyek saling tumpang tindih, bila
intensitas mereka tidak sama, akan meninggalkan jejak tepi sehingga diketahui
obyek yang satu berada di depan obyek yang lain atau sebaliknya. Hal ini
penting untuk mengembalikan atau merekonstruksi bentuk yang seharusnya dari
obyek yang berada di belakang obyek lainnya, atau memisahkan obyek yang tumpang
tindih sehingga mereka dapat dianalisis secara individu. Dengan demikian tepi
suatu obyek juga berguna untuk memisahkan obyek-obyek yang saling bersinggungan
sehingga mereka tidak dianggap sebagai satu obyek yang besar dan tetap dapat
dilacak atau dianalisis secara individu.


Deteksi tepi atau edge detection digunakan untuk
menentukan lokasi titik-titik yang merupakan tepi obyek. Secara umum, tepi
suatu obyek dalam citra dinyatakan sebagai titik yang nilai keabuannya berbeda
cukup besar dengan titik yang ada di sebelahnya. Banyak bentuk yang dipakai
dalam operasi ini, misalnya operator Robert, Prewitt, Sobel, Canny, Laplacian,
dan Laplacian of Gaussian.


Deteksi Tepi  oleh  wahyusite    2006 
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie
  • HooNanz

.