Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Proses MANUFAKTUR

oleh: azkha     Pengarang : azkha
ª
 
PROSES MANUFAKTUR
Tujuan utama proses manufacturing adalah untuk membuat komponen dengan mempergunakan material tertentu yang memenuhi persyaratan bentuk dan ukuran serta struktur yang mampu melayani kondisi lingkungan tertentu.
Proses pengecoran memanfaatkan fluiditas cairan yang mampu mengikuti bentuk dari wadahnya (mold) kemudian membekukannya.
Proses deformasi memanfaatkan sifat beberapa material (biasanya logam) yaitu kemampuannya mengalir secara plastis.
GESEKAN DAN PELUMASAN
Pertimbangan yang penting pada proses pembentukan adalah gesekan yang timbul antara benda kerja dengan perkakas pembentuk (misal dies). Kondisi gesekan pada roda gigi, bantalan, bantalan luncur serta komponen-komponen lain yang miripdengan hal tersebut, pada umumnya melibatkan :
• Dua permukaan dengan material dan kekuatan yang hampir sama
• Beban elastik sehingga tidak ada permukaan yang mengalami deformasi plastis
• Adanya siklus wear-in sehingga akhirnya diperoleh pasangan permukaan yang kompatibel
• Biasanya berlangsung pada temperatur rendah
Pertimbangan lain pada pemilihan pelumas pada proses pada pembentukan logam adalah:
• Seberapa jauh kemampuan pelumas untuk berlaku sebagai penghalang termal yang menjaga panas benda kerja dan menjaga benda kerja tetap mempunyai jarak dengan perkakas (dies)
• Kemampuannya untuk berlaku sebagai pendingin dan membuang panas dari perkakas
• Kemampuan untuk melindungi produk terhadap korosi apabila pelumas menempel pada benda kerja
• Mudah penerapan maupun menghilangkannya
• Kereaktifannya dengan permukaan material
• Mampu bekerja pada berbagai kondisi tekanan. Temperatur dan kecepatan pembentukan
• Kemampuannya untuk membasahi permukaan (baik permukaan benda kerja maupun perkakas)
• Harganya
• Ketersediaannya
• Kemampuan untuk mengalir.dsb
TEMERATUR
Pengaruh temperatur terhadap proses-proses pembentukan adalah dalam hal mengubah sifat-sifat dan perilaku material.
Berdasarkan temperatur material pada saat dideformasi ini, proses pembentukan logam dapat dikelompokan menjadi 3 jenis yaitu pengerjaan panas (hot working), pengerjaan dingin (cold working) dan warm working.
PENGERJAAN PANAS ( HOT WORKING )
Pengerjaan panas adalah proses pembentukan logam yang mana proses deformasinya dilakukan dibawah kondisi temperatur dan laju regangan dimana proses rekristalisasi dan deformasi terjadi bersamaan.
Deformasi plastis pada temperatur diatas temperatur rekristalisasi tidak berakibat terjadinya pengerasan regangan (strain hardening), sehingga proses hot working tidak mengakibatkan kenaikan kekuatan luluh (yield strenght) atau kekerasan material ataupun turunnya keuletan material. Bahkan kekuatan luluh material turun dengan naiknya temperatur, Akibatnya adalah kurva tegangan – regangan sebenarnya secara garis besar berupa garis mendatar pada regangan di atas titik luluh (yield point).
Disamping itu, temperatur tinggi memacu proses difusi sehingga hal ini dapat menghilangkan ketidak- homogenan kimiawi (segregation), pori-pori karena efek pengelasan dapat tertutup atau ukurannya berkurang selama deformasi berlangsung serta struktur metalurgi dapat diubah sehingga diperoleh sifat-sifat akhir yang lebih baik.
PENGERJAAN DINGIN (COLD WORKING)
Proses pembentukan dengan cara deformasi yang dilaksanakan pada kondisi temperatur dibawah temperatur rekristalisasi dikenal sebagai proses pengerjaan dingin (cold working) dan pada umumnya dilakukan pada temperatur kamar. Apabila dibandingkan dengan proses pengerjaan panas maka proses pengerjaan dingin mempunyai beberapa keuntungan yaitu :
1. Tidak perlu pemanasan
2. Permukaan akhir (surface finish) lebih baik
3. Pengaturan dimensi lebih bisa terkendali, sehingga kalaupun ada sangat sedikit sekali proses pemesinan lanjutan
4. Produk yang dihasilkan mempunyai reproducibility (mampu diproduksikan kembali dengan kualitas yang sama) intercangeability (mampu tukar yang) lebih baik
5. Kekuatan, kekuatan lelah (fatigue strenght) dan ketahanan ausnya lebih baik
6. Sifat-sifat terarah (directional properties) dapat dimunculkan
7. Masalah kontaminasi dapat dikurangi
Adapun kerugiannya adalah :
1. Diperlukan gaya yang besar untuk melakukan deformasi
2. Perlu peralatan yang berat dan berdaya besar
3. Produk menjadi kurang ulet
4. Logam harus bersih dan bebas kerak
5. Terjadi pengerasan regangan (strain hardening) sehingga perlu proses pelunakan (annealing) antar proses bila digunakan proses deformasi bertahap
6. Rusaknya directional properties
7. Timbulnya tegangan sisa
WARM FORMATING
Proses warm forming ( pengerjaan hangat ???) merupakan proses pembentukan logam dimana temperatur deformasinya terletak diantara temperatur proses pengerjaan panas dan pengerjaan dingin.
ISOTHERMAL FORMING
Dilihat dari sisi kebaikannya maka produk hasil proses pembentukan isothermal :
- Cenderung memperlihatkan toleransi yang cukup tinggi
- Tegangan sisa rendah
- Aliran logam yang cukup seragam
Lebih jauh lagi, meskipun metoda ini ongkosnya mahal, proses ini mungkin merupakan satu-satunya alat untuk membuat produk yang memenuhi syarat untuk material paduan super jenis ini.

Diterbitkan di: 30 Juni, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bisa kasih sumber bukunya? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Mlekum gan, pelumas yang di pake untuk metal forming apaan ya?? trus kira2 selain ngurangi gesekan, pd proses metal forming apa fungsinya ya??? :) ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    wa alaikum,fungsi lain pelumas adalah mengurangi panas berlebihan yang ditimbulkan benda saat bekerja saling bergesekan,juga mengurangi keofisien gesekan . :) 23 Desember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    macam-macam proses pengerjaan dingin berdasarkan operasinya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    cara perhitungannya gmana? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tujuan pemilihan material dalam proses manufaktur itu apa...? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana proses dan apa alat yang digunakan roling,forging,piercing.drawing,spinning dan extruding ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    w ngga nyahooo 04 Maret 2013
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 2. Agung

    Pemberitahuan

    http://www.kuliah.file-edu.com/2013/01/proses-manufaktur.html

    0 Nilai 15 Januari 2013
  2. 1. Agung

    Pemberitahuan

    inilah artikel yang mungkin bisa membantu disertai dengan bagan proeses manufaktur

    0 Nilai 15 Januari 2013
X

.