Tripliodisasi merupakan salah satu teknik manipulasi set kromosom dengan cara menggagalkan pembelaha sel miosis II melalui
penggunaan kejutan suhu panas. Pemberian kejutan dilakukan setelah sel telur dibuahi oleh sperma. Pemberian kejutan, umumnya dilakukan pada menit ke-1 hingga ke-3 setelah pembuahan. Gagalnya "lompatan" polar body II akan memungkinkan bahwa embrio yang dihasilkannya akan memilik tiga set kromosom. Inilah yang dikenal dengan
triploid.
Individu triploid seringkali dijadikan pilihan untuk diproduksi karena umumnya bersifat steril. Dengan sifat ini, maka energi yang diperlukan untuk perkembangan gonad akan dihasilkan menjadi pertumbuhan somatik, dan pada akhirnya akan menjadi individu yang hemat untuk dibudidayakan.