TAK susah melihat pemandangan aduhai di jalan raya. Lihat saja
pembonceng perempuan alias lady boncengers yang terkadang
mengundang mata
melirik hingga terbelalak karena busana seksi yang dikenakan.
Repotnya lagi kalau ada maniak yang jadi follower, nguntit terus di belakang atau di samping.
Pembonceng perempuan saat ini sudah sadar akan keselamatan dirinya. Apapun busana yang digunakan, duduknya pasti menghadap ke depan. Kalau dulu, perempuan dibonceng identik dengan duduk menyamping.
Nah, kalau menggunakan rok, tentunya ada paha yang tersingkap. Belum lagi pijakan kaki (foot rest) motor sekarang rata-rata lebih tinggi. Tentunya "kolong" jadi bisa terlihat.
Susahnya, keselamatan pembonceng perempuan menjadi bencana bagi motoris yang pandangannya jadi terkonsentrasi pada bagian tubuh sang lady boncengers. Dampak terkecil paling terserempet, hingga terpelanting akibat menabrak/ditabrak.
Sedangkan lady yang menggunakan hipster juga bisa menjadi pengacau konsentrasi motoris di belakangnya. Masih untuk kalo yang kelihatan adalah daleman lady boncengers. Coba kalau sampai garis di antara bokong sampai terpajang di jalan raya. Masih mending kalau kulitnya putih mulus karena selalu pake Ponds. Kalau gelap????
Perlu nggak lady boncengers memperhatikan busana yang bisa menjaga aurat mereka?