Pembuatan es dimulai dengan menuangkan air bersih ke Ice can , lalu dimasukkan ke dalam air asin yang tingkat salinitasnya diantara 60 atau 80 persen dan temperatur diantara negatif 18 sampai negatif 12 derajat Fahrenheit.
Temperatur di dalam tangki air asin dijaga oleh evaporator. Evaporator merupakan bagian dari sistem
refrigerasi dimana
refrigerant mengalami perubahan bentuk (dari cair ke gas) karena ia menyerap panas dari air asin di dalam tangki air asin. Gas refrigerant lalu dikompreskan ke sebuah kompresor. Di tahap itulah temperatur gas meningkat selama tekanannya meningkat. Gas refrigerant yang panas dan bertekanan tinggi mengalami proses pendinginan di
condenser. Di tahap inilah refrigerant mendingin dan kembali ke bentuk cair lagi lalu pergi ke penerima ammonia dan sekali lagi akan kembali ke evaporator karena kevakuman yang disebabkan oleh sedotan/pengisapnya kompresor. Proses pendinginan di dalam condenser disebabkan oleh aliran air dingin yang dipompa dari menara pendingin. Saat air melalui condenser, panas ditransfer dari gas refrigerant yang panas ke air pendingin. Air pendingin yang panas lalu mengalir ke menara pendingin untuk didinginkan oleh kipas penyejuk lalu air itu kembali ke condenser.
Abstrak lain tentang Proses Pembuatan Es di Kulkas