Pemerintah Amerika Serikat telah memastikan kepada warganya bahwa tidak
ada yang namanya mayat hidup atau yang biasa disebut zombie dan putri
duyung di dunia ini. Seorang pejabat mengatakan, “Tidak ada bukti
mengenai keberadaan makhluk air setengah manusia pernah ditemukan.”
“Putri duyung, yang merupakan makhluk setengah manusia dan setengah ikan
tersebut, hanyalah makhluk laut dalam legenda,” demikian pernyataan
National Ocean Service (NOS).
Badan tersebut, yang bertugas untuk menanggapi bencana alam, menerima
banyak surat yang menanyakan keberadaan putri duyung setelah stasiun
Animal Planet milik Discovery Channel menyiarkan acara “Mermaids: The
Body Found” pada Mei lalu.
“Acara tersebut menayangkan sebuah
gambaran mengenai keberadaan putri duyung, bagaimana rupa mereka, dan
mengapa mereka hidup bersembunyi... hingga kini,” demikian pernyataan
pihak Discovery Channel dalam sebuah jumpa pers.
Menurut legenda, putri duyung adalah makhluk air yang memiliki kepala dan tubuh layaknya seorang perempuan dan ekor menyerupai ikan. Ikan duyung hidup di dasar laut dan dikatakan merupakan seorang putri yang telah dikutuk sebagian anggota badannya dari pinggang hingga ke kaki menjadi ikan.
Putri duyung merupakan makhluk legendaris
yang ceritanya sudah beredar berabad-abad yang lalu. Mereka termasuk
salah satu makhluk legendaris separuh manusia separuh hewan. Cerita
mengenai wujud putri duyung hampir sama dalam semua masyarakat di dunia.
Dalam mitologi Yunani, putri duyung dikatakan selalu menggoda para pelaut yang lalai. Siapa saja yang tergoda akan menemui ajalnya. Masyarakat Babilonia juga menyembah putri duyung sebagai dewa laut yang dikenal sebagai Ea atau Oannes.