Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Ekologi>Pembuatan TERUMBU KARANG BUATAN DAN TRANSPLANTASI KARANG

Pembuatan TERUMBU KARANG BUATAN DAN TRANSPLANTASI KARANG

oleh: Doedo     Pengarang : DKP Balik Papan
ª
 

PEMBUATAN
TERUMBU KARANG BUATAN
DAN TRANSPLANTASI KARANG

Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang sangat kaya akan
keanekaragaman hayati. Ekosistem ini merupakan simbiosa berbagai
organisme laut yang membentuk jaring-jaring makanan yang kompleks,
sebagai sistem alami, terumbu karang memiliki fungsi dan peranan
penting bagi kesuburan perairan laut.

Ekosistem terumbu karang merupakan komunitas unik diantara
komunitas laut lainnya dimana terbentuk dari aktivitas biologi, selain
merupakan ekosistem khas perairan tropik dan sebagai habitat berbagai
biota laut untuk tumbuh dan berkembang biak dalam rantai yang
seimbang. Sifat yang menonjol dari terumbu karang adalah produktifitas
dan keanekaragamannya yang tinggi baik spesies maupun jumlahnya,
serta morfologi yang sangat bervariasi.

Luas terumbu karang yang ada di Kota Balikpapan ±0,07 ha yang
tersebar di 4 (empat) lokasi. Namun, saat ini terumbu karang mengalami
degradasi disebabkan terus menerus mendapat tekanan berat akibat
berbagai aktifitas manusia baik di darat maupun di laut. Cara-cara
penangkapan yang tidak ramah lingkungan masih banyak dijumpai di
beberapa daerah. Begitu pula halnya dengan pembangunan industri dan
limbah rumah tangga serta pencemaran minyak juga mengancam
kelestarian terumbu karang. Di sisi lain kesadaran masyarakat masih
rendah terhadap pelestarian atau konservasi sumberdaya terumbu
karang secara rasional.

Faktor alami yaitu terjadi akibat sedimentasi yang cukup tinggi
mengingat Kondisi Kalimantan Timur secara topografi masih dipengaruhi
aliran sungai yang bermuara ke wilayah estuaria. sehingga pengaruh
sedimentasi cukup tinggi mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan
terumbu karang secara alami. Sedangkan pengaruh manusianya masih
banyaknya melakukan pengambilan terumbu karang melalui
penambangan karang dan pengrusakan melalui pembuatan bangunan di
kawasan pantai.

Dampak langsung dari degradasi kondisi terumbu karang ini adalah
menurunnya produksi perikanan setempat, abrasi pantai yang semakin
luas, dan yang lebih merisaukan adalah hilangnya salah satu gudang
plasma nutfah dan sumber keanekaragaman hayati yang sangat berarti
bagi dunia.
Diterbitkan di: 26 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.