KAMU sudah tahu bagaimana cara menentukan arah dengan menggunakan kompas dan GPS (baca disini ). Tapi pernahkan kamu bayangkan
bagaimana pada para petualang, nelayan jaman dahulu bisa menentukan arah? Padahal mungkin saat itu belum ditemukan kompas, atau bahkan GPS. Atau bagaimana saat kamu menjadi pramuka dilatih bagaimana mencari jejak dan mengetahui arah di alam terbuka?
Alam memberi petunjuk, semua tanda-tanda tersebar di jagat ini. Kamu bisa mendapatkan arah dari berbagai gejala dan petunjuk di alam.
10c_20031217161917 Yang paling sederhana adalah benda-benda angkasa. Matahari, bulan, bintang, semuanya “terbit” dari arah timur dan “tenggelam” di barat. Beberapa rasi bintang dalam “penampakannya” menunjukkan juga arah tertentu, seperti rasi bintang layang-layang menunjuk arah selatan, rasi bintang beruang besar menunjuk arah utara. Para pelaut dan petualang sejak jaman dahulu sudah memanfaatkan bintang sebagai penunjuk arah.
Surau-Hamka 0636 Kuburan musim bagian nisannya selalu menunjuk arah utara. Mesjid atau surau “mihrab” atau tempat imam nya selalu berada di sisi barat (untuk Indonesia).