Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kabut

oleh: FredainG21     Pengarang : Arkady Leokum
ª
Ringkasan ini diterjemahkan dari TELL ME WHY
 
Kabut, embun, dan awan saling berhubungan. Kenyataanya, cuma butuh satu perubahan dalam kondisi—seperti keberadaan atau ketidakberadaan aliran udara—sudah bisa menciptakan perbedaan apakah nanti yang terbentuk adalah kabut, embun, atau awan. Mari kita lihat mengapa hal ini terjadi dan mengapa kabut muncul di tempat-tempat tertentu!
Partikel-partikel kabut berdiameter lebih kecil dari 0,001 mm. Saat kamu tidak bisa melihat apa saja yang berada di depanmu karena kabut yang tebal, ini berarti terdapat 1227 partikel kabut dalam 1 centimeter kubik. Agar kabut terbentuk, uap lembab harus meninggalkan udara dan mengembun. Saat udara didinginkan di bawah titik tertentu yang disebut titik embun atau titik jenuh, kabut mulai terbentuk.
Syarat terbentuknya kabut yang berikutnya adalah udara yang sejuk bercampur dengan udara yang lebih hangat (sebagai akibat dari aliran udara). Jika aliran udaranya rendah, proses pendinginan cuma berlangsung di dekat permukaan tanah dan membentuk embun. Saat aliran udara meningkat dengan pesat, proses pendinginan berlangsung di tempat yang tinggi dan membentuk awan. Jadi aliran udara yang mencampurkan udara dingin ke dalam udara yang lebih hangat harus mengalir dengan sepoi-sepoi agar kabutlah yang tercipta.
Salah satu syarat agar hal itu terjadi adalah saat banyak sekali udara yang hangat melewati sebuah wilayah atau laut yang bersuhu dingin. Atau bisa saja sebaliknya, udara dingin melewati air yang hangat. Kondisi yang terakhir itu berlangsung di pagi hari dalam musim gugur di dekat kumpulan air seperti danau atau kolam. Udara dingin dan aliran udara yang hangat bercampur dan kamu akan mendapatkan kabut yang sepertinya tergantung di tengah-langit di atas kumpulan air.
Kabut yang biasanya dilintasi para pengendara kendaraan bermotor pada tempat yang tinggi berbentuk awan. Jangkauan pandangan jatuh ke nol dan kendaraanmu harus dilengkapi dengan lampu besar “Fog”. Lampu ini mengeluarkan sinar kekuning-kuningan yang tidak terefleksi oleh permukaan kabut/awan yang keputih-putihan. Terbentuknya kabut merupakan sebuah fenomena alami dan manusia tidak dapat mengendalikan pembentukannya.

Diterbitkan di: 14 Juni, 2008   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa beda awan dengan kabut ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Awan adalah massa terdiri dari tetesan air atau kristal beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau tubuh planet lain. Kabut adalah uap air yang berada dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan. Hal ini biasanya terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembaban mendekati 100%. 29 April 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

5 Teratas

.