BULAN Januari memiliki 31 hari, begitu juga Maret. Sementara bulan April memiliki 30 hari. Apakah kamu menghapal nama bulan dan jumlah harinya sekaligus?. Tidak sukar memang, tapi, pernahkah kamu tau cara yang mudah tanpa harus ”menjejali” otak kamu dengan menghapalnya?
Cara termudah adalah dengan menggunakan salah satu anggota tubuh kamu. Coba genggam tangan kanan kamu, amati bagian punggung tangan kamu. Disana terdapat tonjolan ”bukit” dan juga ”lembah” yang terbentuk dari pangkal jari-jari kamu.
Nah mulailah ”telusuri” dari pangkal jari telunjuk, berturut-turut mulai dari ”bukit” lalu ”lembah” diantara pangkal telunjuk dan pangkal jari tengah, lalu ”naik” lagi ke ”bukit” pangkal jari tengah, begitu seterusnya.
Awal kamu bergerak adalah ”bukit” pangkal jari telunjuk, dan itu kamu beri nama JANUARI. Begitu seterusnya, ”lembah” Februari, naik lagi ke ”bukit” Maret.
Setiap kamu mendapati ”bukit”, berarti bulan yang ditunjuk akan berjumlah 31 hari. Sementara jika mendapati ”lembah” otomatis bulan yang ditunjuk akan berjumlah kirang dari 31 hari (yaitu 30 hari, kecuali untuk bulan Februari yang bisa 28 atau 29 hari)
Oh ya setelah tiba di ”ujung bukit” pangkal jari kelingking di bulan JULI, kamu harus kembali ke ”bukit Januari” sebagai AGUSTUS. Coba kamu lihat di kalender bulan Juli dan Agustus sama-sama memiliki 31 hari kan?
Coba deh beritahu teman-teman, orang tua, dan guru kamu tentang cara praktis ini.***
Resensi lain tentang Menghitung HARI DALAM SEBULAN