Halaman Utama Shvoong > Ilmu Pasti > Ilmu Bumi > GLOBAL WARMING “ The Inconvenient truth”

.

GLOBAL WARMING “ The Inconvenient truth”

Summary rating: 3 stars 5 Tinjauan
Pengarang : Santi hartono.
Ringkasan oleh : ronny gondrong
Kunjungan: 207
kata: 600
Diterbitkan di: Februari 27, 2008
Pemanasan Global sekarang sedang
melanda dunia dan sekarang sangat familier untuk kita, kata
inipulalah yang mendorong Al Gore menguak kenyataan menyedihkan
tentang bumi lewat film documenter dan bukunya Inconvenient Truth.
Awal Desember 2007 ini. Indonesiapun menyediakan diri menjadi tuan
rumah konferensi Internasional perubahan iklim yang diselenggarakan
PBB ( United Nations Climate Change Conference ). Pemicu perubahan
iklim adalah pemanasan global yang menaikkan suhu bumi. Penyebab
pemanasan ini utamanya adalh meningkatnya emisi karbon akibat
penggunaan energi fosil, seperti bahan baker minyak, batu bara dan
sejenisnya, yang tidak dapat diperbaharui.
Akibat pemanasan global, menurut temuan
Intergovermental panel and Climate Change (IPCC), Sebuah lembaga
panel internasional yang beranggotakan lebih dari 100 negara
diseluruh dunia, pada 2005 terjadi peningkatan suhu didunia sebesar
0.6 -0,7 derajat Celcius. Sedangkan asia lebih tinggi, yaitu 10
derajat Celcius . Selanjutnya adalah ketersediaan air di
negeri-negeri tropis yang berkurang 10-30 % dan melelehkan gletser
(Gunung es ) di Himalaya dan Kutub Selatan.
Yang juga dirasakan oleh selurah dunia
saat ini adalah makin panjangnya musim panas dan makin pendeknya
musim hujan, serta makin maraknya badai dan banjir dikota-kota besar
( El nino) diseluruh dunia. Suhu udara disetiap wilayah juga
meningkat seperti yang terasa dikota-kota yang dulunya dikenal sejuk.
Contohnya kota Malang dijawa timur, kawasan puncak Bogor, serta
Ruteng di Nusa Tenggara. Selain itu terjadi naiknya permukaan laut,
indikatornya adalah naiknya gelombang pasang yang terjadi baru-baru
ini diwilayah Jakarta Utara sehingga menyebabkan wilayah tersebut
kebanjiran rob (air laut naik ke daratan ).
Ramalan IPCC juga menyebutkan, dalam 30
tahun kedepan, akibat musim hujan yang pendek sementara kemarau
semakin panjang akan menyebabkan gagal panen di bidang pertanian
akibat kekurangan air.
Bukan hanya berdampak pada perubahan
cuaca, pemanasan global ternyata memperparah kondisi penyakit endemik
seperti leptospirosis, demam berdarah, diare, dan malaria.
Melihat kenyataan dan ramalan diatas,
setiap individu diplanet bumi sudah selayaknya bertanggung jawab agar
kerusakan bumi tidak semakin parah. Cara yang paling mudah dapat
dibiasakan sejak kecil adalah revolusi gaya hidup. Salah satu
bentuknya mengurangi penggunaan energi baik listrik maupun bahan
baker yang tak tergantikan, ditambah dengan penghematan sumber dengan
penghematan sumber daya air, tentunya.
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.