Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Karbohidrat

oleh: omvonk    
ª
 
@page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm }

Karbohidrat

Karbohidrat adalah senyawa komponen yang penting dalam system kehidupan. Nama lain dari karbohidrat adalah gula/sugar. Menurut sejarah, karbohidrat dianggap sebagai hidrat karbon dikarenakan rumus senyawa komponen ini sangat banyak yaitu Cn(H2O)m. Sehingga, karbohidrat sering didefinisikan sebagai polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton.

Dialam karbohidrat dihasilkan dari fotosintesis tanaman hijau. Komponen ini dihasilkan dari mengkonversi H2O dan CO2 dengan bantuan sinar matahari menjadi glukosa dan O2.

Klasifikasi Karbohidrat

Pengklasifikasian karbohidrat didasarkan pada turunan sakarida. Ada 4 jenis sakarida dalam pengklasifikasian karbohydrat yaitu monosakarida, disakarida, oligosakarida, dan polisakarida. Monosakarida merupakan karbohidrat sederhana yang tidak dapat dipecah lagi. Contoh monosakarida adalah glucosa. Disakarida merupakan gabungan 2 senyawa monosakarida yang membentuk suatu ikatan, yang mana monosakarida itu memiliki struktur yang berbeda. Contoh dari disakarida adalah sukrosa, dimana jika dihidrolisis menghasilkan fruktosa dan glukosa. Oligosakarida adalah 3-10 monosakarida yang membentuk ikatan karbohidrat. Polisakarida merupakan karbohidrat yang terdiri atas 10 lebih monosakarida yang membentuk ikatan. Selulosa termasuk polisakarida yang mana jika dihidrolisis menghasilkan ribuan molekul glukosa. Monosakarida yang bersifat polihidrat aldehid disebut dengan aldoses, sedangkan yang bersifat polihidroksi keton disebut dengan ketoses. Selanjutnya aldoses dan ketoses diklasifikasikan berdasarkan jumlah atom karbon yang terdapat dalam rantai utama senyawa tersebut. Untuk mengindikasikannya dengan menambahkan nama berdasarkan jumlah atom karbon yang ada yaitu tri(3), tetr(4), pent(5), hex(6), hep(7), oct(8), dan seterusnya pada tengah nama. Contoh glukosa dengan nama lain aldohexosa yang mana gula dengan 6 karbon aldehid atau fruktosa dengan nama lain ketohexose yang mana gula dengan 6 karbon keto.

Penentuan rumus struktur karbohidrat pertama kali dikemukakan oleh kimiawan Jerman yaitu Emil Fischer. Dia menggambarkan struktur karbohidrat sebagai berikut, dimana bagian atas merupakan rantai karbon aldehid dan rantai panjang melintang merupakan rantai gugus C-2 hidroksil. Terdapat 2 gugus pada rantai ini, dimana pada bagian kanan disebut (+)-gliseraldehid dan bagian kiri disebut (-)-gliseraldehid. Bagian gugus ini dalam rumus struktur karbohidrat dapat dikonotasikan menjadi bagian kanan (D) dan bagian kiri (L). Dengan adanya proyeksi Fischer dan notasi D dan L inilah sangat membantu dalam merepresentasikan struktur kimiawi gula pada literature kimia maupun biokimia yang mereka gunakan.

sumber:

@page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm }

Carey., 2000.,”Organic Chemistry, 4th Ed.”. Mc. GrawHill, New York., page 972-974 (1003-1005)

McMurry., J.,”Organic Chemistry, 7th Ed.”.Thomson Brooks Scale, Belmot, USA., pg. 973-975

Diterbitkan di: 17 April, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.