Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Kimia>Pengeringan lumpur

Pengeringan lumpur

oleh: lolypoly    
ª
 
Dewatering atau pengeringan lumpur adalah penyisihan sejumlah air dari lumpur dengan tujuan untuk mengurangi volume lumpur. Dewatering merupakan bagian dari rangkaian proses pengolahan lumpur. Metoda dewatering meliputi filter presses, belt presses, centrifugation, vacuum filtration, dan sludge drying bed.

1. Filter pres
Filter pres tersusun oleh sejumlah plat filter vertikal yang menempel pada tangkai horisontal.Plat filter mempunyai lubang yang tertutup oleh kain filter. Lumpur yang akan disaring masuk melalui lubang pada tangkai horisontal, kemudian menuju lubang pada plat vertikal. Plat vertikal dapat bergerak sehingga menekan lumpur dan mendorong air untuk menembus kain filter. Filtrat yang menembus filter ini mengalir menuju outlet filtrat yang berada di tepi dengan arah aksial. Lumpur kering tetap tinggal di antara plat. Untuk mengeluarkan lumpur, maka plat harus digerakkan kembali dengan arah sebaliknya.
Waktu yang diperlukan untuk mengisi lumpur, menyaring, hingga mengeluarkan lumpur disebut complete filtration cycle time, yang diperkirakan 1,5 hingga 2,5 jam. Tekanan yang diperlukan untuk filter adalah 690 hingga 1700 kPa. Kadar solid dalam lumpur setelah diolah dengan filter pres adalah:
  • lumpur bak sedimentasi I: 45 - 50 %
  • lumpur bak sedimentasi I dan lumpur aktif segar: 45 - 50 %
  • lumpur aktif segar: 50 %
  • lumpur dari digester dan lumpur aktif: 45 - 50 %
2. belt press
Belt pres tersusun oleh dua belt yang ditumpangkan pada roda berputar . Belt yang terletak di bawah terbuat dari anyaman kawat dan sangat berpori. Ada tiga zona dalam belt pres, yaitu zona gravitasi, zona peras, dan zona pelepasan. Lumpur yang akan diperas masuk melalui zona gravitasi, berjalan mengikuti belt dan tertekan oleh dua belt. Di zona peras, lumpur mengalami pemerasan air sehingga air jatuh melewati belt bawah. Selanjutnya masuk zona pelepasan, yaitu melalui perjalanan zigzag agar cake dapat dilepaskan dari kedua belt untuk kemudian dikeluarkan. Kadar solid dalam lumpur setelah diolah dengan belt pres adalah:
  • lumpur sedimentasi I: 28 - 44 %
  • lumpur sedimentasi I dan lumpur aktif segar: 20 - 35 %
  • lumpur sedimentasi I dan trickling filter: 20 - 40 %
  • lumpur dari digester (anaerob): 26 - 36 %
  • lumpur dari digester dan lumpur aktif: 12 - 18 %
3. Filter vacum
Komponen filter vacuum:
  • Drum silinder dengan media filter (kain atau anyaman kawat)
  • Pompa vacuum
  • Penampung filtrat
  • Pompa umpan lumpur
Drum yang dilapisi media filter diputar dengan kecepatan tertentu. Putaran drum akan menghasilkan tiga zona lumpur, yaitu (i) pembentukan cake, (ii) pengeringan, dan (iii) pembuangan. Lumpur masuk ke zona (i), terjadi penempelan lumpur di permukaan media filter, kemudian ke zona (ii), terjadi penyerapan air di lumpur oleh pompa vacuum sehingga terjadi pengeringan, dan akhirnya ke zona (iii), terjadi pelepasan lumpur kering dari media filter. Satu kali putaran drum disebut satu cycle time.

4. Sludged drying bed
Sludge drying bed merupakan salah satu metoda dewatering dengan ukuran kecil hingga medium (maksimum setara dengan 25.000 orang). Pada unit ini, dewatering terjadi karena evaporasi dan drain (peresapan). Pada musim kemarau, untuk mencapai kadar solid 30 - 40 % diperlukan waktu 2 - 4 minggu. •Unit sludge drying bed terdiri dari:
  • bak / bed, berukuran 6 - 9 meter (lebar), 7,5 - 37,5 meter (panjang), 20 - 30 cm (kedalaman lumpur)
  • pasir, tebal 15 - 25 cm
  • kerikil, tebal 15 - 30 cm
  • drain, di bawah kerikil untuk menampung resapan air dari lumpur

Diterbitkan di: 31 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya perlu mesin pengering lumpur, bekas olahan tambang, kapasitas 1000 ton. apakah ada dan pakai type apa? bahannya bakarnya apa? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.