Sifat-Sifat Anti-Oksidannya ABT Air Basa Tereduksi (ABT) memiliki 2 kualitas atau komponen
Antioksidan. Ionisasi berarti mendapat atau kehilangan sebuah elektron. Dalam kasus ABT, sebuah elektron diambil dari satu molekul oksigen dan dan disumbangkan ke yang lain. Inilah yang menyebabkan molekul oksigen menjadi sebuah Antioksidan. Semua Antioksidan memiliki sebuah elektron ekstra seperti vitamin A, C, dan E. Air keran yang bisa dirubah menjadi Antioksidan merupakan sebuah keajaiban. Tidak cuma itu, Antioksidan ini efisien karena merupakan cairan dengan kelompok molekul air yang kecil sehingga lebih mudah diserap ke dalam tubuh.
Sebenarnya semua cairan memiliki Oxidation Reduction Potential (ORP). Air keran yang normal memiliki 300 sampai 400 ORP yang berarti tidak ada potensi pengurangan
oksidasi. Hanya ORP bernilai negatiflah yang mampu mengurangi atau meniadakan oksidasi. ABT memiliki -350 sampai -250 ORP, tergantung pada jumlah mineral dalam sumber air dan pada tingkatan mana unit itu berada. Ini berarti ABT memiliki potensi yang sangat tinggi untuk mengurangi oksidasi. Jus jeruk yang baru saja diperas memiliki –250 ORP, sama halnya dengan kebanyakan sayur dan jus buah lainnya yang juga baru diperas. Tapi jika mereka telah dipasteurisasi atau diproses dengan cara yang lain, maka sifat antioksidan dan ORP yang negatif maupun sifat memudakan kembali telah dihilangkan.
Oksidisasi berarti pembusukan atau penuaan. Segala sesuatu yang teroksidasi pasti ORP-nya meningkat. ORP yang lebih tinggi juga mengganggu pertumbuhan bakteri dan jika cukup tinggi akan membunuh bakteri. Karat terjadi pada logam yang teroksidasi.
Dalam tubuh manusia, oksidasi disebabkan kerusakan radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul oksigen yang kehilangan sebuah elektron dan menjadi tak stabil sebagai akibat dari polusi, stress, dan diet yang tidak baik. Pada dasarnya semua penyakit muncul dari lingkungan atau diet (kecuali penyakit yang sifatnya bawaaan/diwariskan secara genetik atau sudah ada sejak lahir). Penyakit lingkungan bisa berasal dari polusi buatan manusia, penyakit yang dibawa serangga, gas radon, dll.
Radikal-radikal bebas yang ada di tubuh kita mengambil sebuah elektron dari salah satu sel tubuh kita untuk menjadi stabil dan dalam prosesnya merusak DNA sel. Akibatnya ketika sel membelah diri, sel yang baru membawa DNA mutan yang akan diwariskan ke sel berikutnya saat ia membelah diri. Inilah penyebab kebanyakan penyakit dan juga yang membuat kita bertambah tua. Semakin bertambah tua, ORP tubuh kita semakin tinggi karena kita teroksidasi. ABT memiliki ORP yang negatif yang mengimbangi ORP tubuh kita yang lebih tinggi karena kita semakin menua. Kita sebaikanya meminum ABT (level 5) minimal sebanyak setengah dari berat tubuh kita setiap hari untuk memperlamban dan membalikkan proses penuaan.
Lihatlah segelas ABT yang baru dituangkan, kamu akan melihat gelembung-gelembung kecil di dalam air. Gelembung-gelembung itu adalah ion hidroksil atau molekul oksigen yang memilik sebuah elektron ektra. Itulah Antioksidan yang merupakan komponen paling berharga dari ABT. Antioksidan memiliki sifat anti-penuaan dan anti-penyakit karena mencari-cari radikal bebas. Sebagai antioksidan yang berbentuk cairan, ABT sangat efektif dan lebih mudah diserap ke dalam tubuh bila dibandingkan dengan antioksidan yang lain.
Hydrator yang Superior Kadang-kadang ABT disebut air tereduksi karena biasanya molekul-molekul air berkumpul dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari 10 sampai 13 molekul. Nah, satu kelompok molekul ABT hanya terdiri dari 5 sampai 6 molekul dan dengan begitu ukurannyapun berkurang. Kelompok molekul ABT berbentuk heksagonal (bukannya tidak tetap seperti kelompok molekul air konvensional) yang melewati jaringan tubuh kita dengan lebih efisien. Adalah bentuk tetap yang lebih kecil i