Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Langkah-langkah Penggunaan Mikroskop

Langkah-langkah Penggunaan Mikroskop

oleh: MasBeck     Pengarang : Evi Luvina Dwisang
ª
 
Mikroskop merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengamati benda-benda yang sangat kecil (renik) yang tidak dapat dilihat dengan mata biasa. Alat ini dapat bekerja dengan baik apabila pengguna melaksanakan prosedur pemakaian dengan benar. Jika tidak sesuai dengan prosedur, maka objek yang diamati tidak dapat diketahui dengan jelas (visualisasi) sehingga pengguna masih merasa kesulitan dalam melakukan suatu pengamatan.

Agar pengguna dapat memperoleh hasil yang maksimal dan memperoleh fokus objek yang tepat, maka dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1). Menemukan Lapangan Pandang

~> Hadapkan mikroskop ke arah datangnya sinar.
~> Atur cermin sampai terlihat bagian terang berbentuk bulat yang disebut lapangan pandang.

2). Mengatur Fokus dengan Perbesaran Lemah
~> Tubus digeser naik-turun dengan cara menggerakkan bagian makrometer sampai objek yang diamati tampak jelas.

3). mengatur Unkuran Suatu Benda
~> Tubus digeser naik-turun dengan cara menggerakkan bagian mikrometer sampai objek yang diamati tampak jelas.

Hal lain yang dapat dilakukan oleh pengguna mikroskop adalah memperkirakan suatu ukuran benda. Dalam hal ini, terdapat 3 cara yang dapat dilakukan dalam melakukan pengukuran suatu objek di bawah mikroskop, antara lain sebagai berikut:

1). Menggunakan penggaris yang berskala setengah milimeter.
Caranya adalah dengan cara meletakkan penggaris di depan objek yang diamati.

2). Menggunakan kertas atau film transparan yang memilki skala.
Caranya adalahdengan meletakkan kertas atau film tersebut di bawah atau di depan objek yang diamati.

3). Menggunakan gratikula lensa okuler mikroskop.
Cara ini merupakan cara yang paling akurat. Gratikula lensa okuler merupakan selembar film atau gelas yang dipasang pada lensa okuler mikroskop. Gratikula menggunakan skala unit dan tidak memiliki tanda berupa angka. Mikrometer dipasang di bawah lensa objektif dan memiliki skala berupa angka-angka.

Terakhir yang menjadi hal terpenting dalam penggunaan mikroskop adalah pembuatan objek pengamatan (preparat). Untuk membuat preparat, diperlukan alat-alat seperti silet (cutter), kaca objek, gelas penutup dan gelas preparat. Silet digunakan untuk memudahkan dalam menyayat organ tumbuhan atau hewan (objek yang diamati). Objek yang akan dibuat preparat harus dibuat sayatan tipis (setipis mungkin), hal ini dilakukan untuk mempermudah pengamatan bagian-bagian dalam objek yang diamati. Langkah-langkah dalam membuat preparat adalah sebagai berikut:

1). Menyayat sampel melintang atau membujur setipis mungkin.
2). Menetesi gelas objek dengan air dan diletakkan hasil sayatan tersebut, kemudian tutup dengan gelas penutup.
3). Meletakkan preparat pada penjepit objek dan atur ukuran serta fokus pada perbesaran lensa objektif, diafragma, revolver dan bagian-bagian pengatur fokus lainnya.
4). Preparat basah siap diamati di bawah mikroskop.


Dengan melakukan prosedur penggunaan seperti di atas, maka hasil yang didapatkan akan maksimal dan mengurangi tingkat kesalahan dan kecelakaan kerja.
Diterbitkan di: 26 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.