Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

oleh: MasBeck     Pengarang : Tim Abdi Guru
ª
 
Ciri-ciri makhluk hidup antara lain adalah tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan adalah pertambahan ukuran dan jumlah sel yang mengakibatkan bertambah besarnya makhluk hidup.Pertumbuhan bersifat inversible, artinya makhluk hidup yang tumbuh tidak dapat kembali ke ukuran semula. Perkembangan merupakan proses menuju kedewasaan yang ditandai dengan terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu. Perkembangan menyebabkan terjadinya perubahan bentuk pada tubuh dan bersifat kualitatif.

Pada siklus hidup hewan tertentu, terjadi perubahan bentuk tubuh dari embrio sampai dewasa. Perubahan bentuk tubuh ini disebut metamorfosis. Metamorfosis dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Metamorfosis sempurna dicirikan dengan adanya bentuk tubuh yang berbeda di setiap fase metamorfosis. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu dan katak. Tahapan metamorfosis kupu-kupu adalah dimulai dari telur -> larva (ulat) ->pupa (kepompong) -> imago (dewasa). Jika diperhatikan ternyata dalam setiap fase metamorfosis kupu-kupu, terlihat adanya perbedaan bentuk tubuh. Begitu juga dengan katak. Katak mengalami metamorfosis dimulai dengan telur -> berudu (kecebong) -> katak dewasa. Sedangkan metamorfosis tidak sempurna ditandai dengan adanya bentuk tubuh yang sama, tetapi ukurannya berbeda pada salah satu metamorfosis. Belalang mengalami metamorfosis mulai dari telur -> nimfa -> imago (dewasa). Nimfa memiliki bentuk tubuh yang sama dengan serangga dewasa, tetapi memiliki ukuran tubuh yang kecil.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan dapat dibagi menjadi 2, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi gen dan hormon. Sedangkan faktor eksternal meliputi air, makanan dan cahaya.

a. Gen
Gen merupakan faktor keturunan yang diwariskan dari orang tua (induk) kepada keturunannya. Gen akan mengendalikan pola pertumbuhan dan perkembangan hewan.

b. Hormon
Hormon merupakan senyawa organik yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan hewan. Hormon yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan hewan adalah hormon somatotrof (hormon pertumbuhan). Apabila hewan kekurangan hormon pertumbuhan , maka pertumbuhan akan terhambat sehingga badannya kerdil. Namun apabila kelebihan hormon pertumbuhan, maka akan mengalami pertumbuhan raksasa.

c. Makanan
Makanan sangat diperlukan oleh hewan. Makan digunakan sebagai zat pembangun tubuh dan sumber energi.

d. Air
Air merupakan pelarut dan media untuk terjadinya reaksi metabolisme tubuh. Reaksi metabolisme ini akan menghasilkan energi, membantu pembentukan sel-sel yang baru dan memperbaiki sel-sel yang rusak.

d. Cahaya Matahari
Cahaya matahari sangat diperlukan dalam pembentukan vitamin D. Vitamin ini berguna dalam proses pembentukan tulang
Diterbitkan di: 23 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.