Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Glikolisis dan Siklus Krebs

Glikolisis dan Siklus Krebs

oleh: 3handoyo     Pengarang : Ida Herlina et al.
ª
 
Jika dalam respirasi sel, molekul yang digunakan sebagai substrat untuk
dioksidasi adalah gula berupa glukosa, prosesnya terdiri atas tiga tahapan,
yaitu glikolisis, dekarboksilasi oksidatif (siklus Krebs/daur krebs/siklus asam sitrat) dan fosforilasi
oksidatif (rantai transpor elektron/rantai respiratori). Pembahasan berikut adalah tentang glikolisis

Pengertian Siklus Krebs
Jadi, siklus krebs yang dinamakan juga siklus asam sitrat merupakan
tahapan respirasi yang terjadi dalam mitokondria.

Pengertian Glikolisis
Glikolisis berasal dari kata glyko yakni gula dan lisis yang bermakna pemecahan, maka,
secara bahasa ia bermakna pemecahan gula. Glikolisis adalah fase pertama
dari suatu tahapan reaksi yang terjadi dalam respirasi sel, ketika sel memecahkan molekul
glukosa yang mengandung 6 atom C menjadi 2 molekul asam piruvat yang mengandung 3 atom C.
Glikolisis terjadi dalam sitoplasma sel dan bukan dalam mitokondria serta tidak membutuhkan
oksigen.

Glikolisis dapat berlangsung secara aerob maupun anaerob, yang melibatkan enzim ATP dan ADP,
Peran ATP dan ADP pada glikolisis adalah memindahkan atau mentransfer fosfat dari molekul yang
satu ke molekul yang lain. Pada sel eukariotik, glikolisis terjadi di sitoplasma (sitosol).
Glikolisis terjadi melalui 10 tahapan yang terdiri dari 5 tahapan penggunaan energi dan 5 tahapan pelepasan energi.

Proses Glikolisis
Proses glikolisis dapat dibagi menjadi dua tahapan besar, yaitu pertama
perubahan glukosa menjadi fruktosa 1,6-difosfat (gula yang mengandung 6 C
dan 2 fosfat). Kedua adalah pemecahan fruktosa 1,6-difosfat menjadi gula
dengan 3 atom C, yaitu asam piruvat. Secara sederhana reaksi glikolisis dapat
dituliskan sebagai berikut.

6C6H12O6 ⎛⎛∅ 2C3H4O3 + 2NADH2 +2ATP

Dari kedua tahap reaksi tersebut dua molekul ATP digunakan untuk
reaksi fosforilasi, pada tahap pertama (selama perubahan dari glukosa menjadi
fruktosa 1,6-difosfat), dan 4 ATP dihasilkan dari reaksi kedua. Jadi, hasil bersih
ATP dari glikolisis adalah 4 - 2 =2 ATP.
Selain terjadi penambahan gugus fosfat, selama glikolisis juga terjadi
reaksi dehidrogenasi (pelepasan atom H), atom H yang dilepaskan ditangkap
oleh akseptor hidrogen, yaitu koenzim NAD. Molekul NAD yang menangkap
hidrogen menjadi molekul yang tereduksi, yaitu NADH2.

Nasib akhir asam piruvat bergantung pada tersedia tidaknya oksigen
dalam sel. Jika tersedia oksigen, asam piruvat akan masuk ke dalam
mitokondria dan akan dioksidasi menjadi karbon dioksida dan air (respirasi
aerob). Jika sebaliknya (tidak tersedia oksigen dalam sel), asam piruvat akan
diubah menjadi etanol atau asam laktat (respirasi anaerob).

Demikian Pengertian glikolisis, proses glikolisis dan pengertian siklus krebs

Sumber:

Biologi 3 : Kelas XII SMA dan MA / penulis, Ida Herlina… [et al] ;
editor, Pipih Latifah . — Jakarta : Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional, 2009 dan Berbagai sumber.
Diterbitkan di: 11 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.