Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Pengertian dan Fungsi Keping Darah | Trombosit

Pengertian dan Fungsi Keping Darah | Trombosit

oleh: 3handoyo     Pengarang : berbagai sumber
ª
 
Keping darah atau trombosit adalah unsur atau fragmen yang berperan dalam pembekuan darah.
Saat kita terluka, maka beberapa saat kemudian darah yang keluar akan segera membeku,
sehingga darah dicegah untuk terus mengalir keluar.

Pengertian dan Fungsi Keping Darah atau Trombosit
Keping darah atau trombosit adalah fragmen atau kepingan-kepingan tidak berinti
dari sitoplasma megakariosit yang berukuran 1-4 mikron dan beredar dalam sirkulasi darah selama 8-10 hari.
Trombosit memiliki peran dalam sistem hemostasis, suatu mekanisme untuk melindungi diri terhadap kemungkinan perdarahan atau kehilangan darah. Fungsi utama keping darah trombosit adalah melindungi pembuluh darah terhadap kerusakan endotel akibat trauma-trauma kecil yang terjadi sehari-hari dan mengawali penyembuhan luka pada dinding pembuluh darah. Mereka membentuk sumbatan dengan jalan adhesi (perlekatan trombosit pada jaringan sub-endotel pada pembuluh darah yang luka) dan agregasi (perlekatan antar sel trombosit).
Bentuk trombosit yakni

bulat kecil dengan diameter berukuran antara 2 sampai 4 μm dan
tidak memiliki inti sel. Trombosit diproduksi dalam sumsum tulang
dan berasal dari trombosit besar yang disebut megakariosit.
Jumlah trombosit pada sel darah berkisar antara 150.000
hingga 350.000 butir per milimeter kubik. Waktu trombosit
aktif biasanya tidak lama, kira-kira 8 hingga 12 hari. Setelah
itu, trombosit akan mati dan diambil oleh makrofaga jaringan.
Kebanyakan trombosit yang diambil makrofaga adalah trombosit
yang berada pada limpa.

Proses penyembuhan luka terjadi saat suatu jaringan tubuh
kita tersobek atau terluka. Akibat yang ditimbukan yakni trombosit
pada jaringan yang robek akan pecah dan mengeluarkan
enzim trombokinase. Pengeluaran enzim ini terjadi atas bantuan
FAH (Faktor Anti Hemofi lia). Dengan bantuan ion Ca2+, enzim
trombokinase akan mengubah protombin menjadi trombin.
Trombin akan mengubah fi brinogen menjadi benang-benang
fi brin. Adanya benang-benang fi brin menyebabkan luka yang
mengeluarkan darah akan segera tertutup.

Protombin merupakan suatu senyawa glubolin yang dibentuk
oleh hati dan dapat larut dalam plasma darah. Proses pembentukan
protombin dibantu oleh vitamin K. Karena itu, apabila kita
kekurangan vitamin K, luka yang mengeluarkan darah akan sulit
membeku.

Fibrinogen adalah protein yang memiliki kemampuan untuk
larut dalam darah. Sementara benang-benang fi brin tidak memiliki
kemampuan untuk itu.

Trombosit Normal
Jumlah keping darah atau trombosit normal adalah sekitar 150.000 – 450.000 per mmk darah.
Disebut trombositopenia ringan bila jumlah trombosit antara 100.000 – 150.000 per mmk darah.
Apabila kurang dari 60.000 per mmk maka akan cenderung terjadi perdarahan.
Dilihat dari segi klinik, penurunan jumlah trombosit lebih memerlukan perhatian daripada kenaikannya (trombositosis) karena adanya resiko perdarahan. Demikian pengertian dan fungsi keping darah atau trombosit
Diterbitkan di: 10 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    trombosit mati dihancurkan oleh organ . . . . . . ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kamsudnya? 26 Maret 2013
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.