Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Jaringan Ikat Pada Hewan | Ciri Ciri Jaringan Ikat

Jaringan Ikat Pada Hewan | Ciri Ciri Jaringan Ikat

oleh: 3handoyo     Pengarang : Sri Widiyati et al.
ª
 
Jaringan Pada Hewan adalah terdiri dari jaringan ikat, jaringan epitel, jaringan otot dan jaringan syaraf. Berikut ini adalah bahasan tentang jaringan ikat pada hewan.

Jaringan Ikat Pada Hewan
Jaringan ikat disebut juga jaringan penyambung atau jaringan penyokong.
Jaringan ikat berfungsi melekatkan konstruksi antarjaringan,
membungkus organ, menghasilkan energi, menghasilkan sistem imun,
dan mengisi rongga-rongga di antara organ.
Berbeda dengan jaringan epitel yang sel-selnya tersusun rapat,
kumpulan sel jaringan ikat amat jarang dan tersebar dalam matriks
ekstraseluler. Selain itu, sel-sel jaringan ikat memiliki bentuk yang
tidak teratur. Sebagian besar matriksnya terdapat serat-serat dan bahan
dasar yang berupa cairan.

Ciri Ciri Jaringan Ikat
Jaringan ikat memiliki bahan dasar yang tidak berwarna, tidak
berbentuk (amorf), dan homogen. Bahan dasar ini berasal dari asam
mukopolisakarida yaitu asam hialuronat. Akibatnya, matriks menjadi
lentur dan semakin banyak air. Di dalamnya terdapat pula asam
mukopolisakarida sulfan yang menjadikan struktur jaringan ikat
bersifat kaku.

Serat jaringan ikat yang terbuat dari protein dan sebagai penyusun
matriks memiliki berbagai jenis serat, meliputi serat kolagen, serat
elastis, dan serat retikuler.
Serat kolagen berwarna putih atau disebut serat putih. Seratnya
tersusun atas protein kolagen, sehingga memiliki sifat kuat, daya regang
tinggi, dan elastisitas yang rendah. Serat ini banyak terdapat pada kulit,
tulang, dan tendon.

Sementara itu, serat elastis berwarna kuning atau disebut serabut
kuning. Serat elastis terbuat dari protein elastin dan mukopolisakarida,
sehingga memiliki elastisitas tinggi. Serat ini banyak terdapat pada
bantalan lemak, ligamen, dan pembuluh darah.
Serat retikuler sangat tipis dan bercabang, tersusun atas kolagen
dan terhubung pula dengan serat kolagen. Karena itu, serat retikuler
mempunyai sifat yang sama dengan serat kolagen. Bahan dasarnya
mengandung glikoprotein. Serat ini berfungsi sebagai penghubung
jaringan pengikat dengan jaringan sebelahnya. Serat retikuler dapat
ditemukan pada hati, limpa, dan kelenjar-kelenjar limfa.

Selain ciri-ciri tersebut, jaringan ikat memiliki berbagai jenis sel
meliputi, sel fi broblas, sel makrofaga, sel tiang, sel lemak, berbagai jenis
jaringan sel darah putih, dan sel plasma.
Fibroblas merupakan sel jaringan ikat berbentuk serat dengan
fungsi mensekresikan protein. Makrofaga merupakan sel jaringan ikat
yang bentuknya tidak tetap, memiliki fungsi fagositosis (memakan
zat buangan, sel-sel mati, dan bakteri) dan letaknya dekat pembuluh
darah.
Sel tiang (mast cell) berperan menghasilkan hormon heparin dan
histamin. Heparin berfungsi dalam pembekuan darah, sedangkan
histamin berfungsi meningkatkan permeabilitas kapiler darah.
Sel jaringan ikat juga tersusun dari sel lemak (sel adiposa) dan
berfungsi menyimpan lemak.

Untuk melawan patogen (bakteri, virus, dan protozoa), sel jaringan
ikat mengandung sel darah putih (leukosit). Leukosit terbagi atas dua
jenis sel, yaitu sel bergranula (granulosit), misalnya eosinofi l, basofi l,
dan netrofi l dan sel tak bergranula (agranulosit), contohnya monosit
dan limfosit.
Jaringan ikat tersusun pula dari sel plasma. Sel ini kerapkali
ditemukan di bawah membran epitel, misalnya pada saluran pernafasan
dan saluran pencernaan. Sel plasma berfungsi mem produksi antibodi
untuk melawan antigen (protein asing).

Macam Macam Jaringan Ikat
Berdasarkan jenisnya, jaringan ikat dikelompokan dalam tiga tipe,
yakni jaringan ikat sebenarnya, jaringan tulang rangka, jaringan darah
dan jaringan limfa.

Sumber: Biologi : SMA dan MA Kelas XI /penulis, Sri Widiyati,
Siti Nur Rochmah, Zubedi : editor, Eri Arinastiti,
Yunita Retnosari, Arif Kurniawan ; illustrator, Indradi
Budi Santosa, Dwi Purwanto. -- Jakarta : Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional, 2009. Demikian jaringan ikat pada hewan
Diterbitkan di: 10 Januari, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.