Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Arti Metamorphosis

Arti Metamorphosis

oleh: Achmadyani     Pengarang : By Achmadyani
ª
 

Metamorphosis

Arti kata metamorphosis adalah perubahan bentuk selama berlangsungnya kehidupan organisme. Beberapa jenis organisme mengalami metamorfosis, yaitu amfibi (misalnya katak), artropoda termasuk serangga (hampir semua jenis), krustasea (misalnya udang), moluska, dan ekhinodermata (misalnya bintang laut). Perubahan bentuk tersebut biasanya akan disertai dengan perubahan habitat dan perilaku. Pada serangga capung misalnya, tahap pradewasa (disebut naiad atau nimfa) hidup di air sebagai predator organisme air, sedangkan si capung (tahap dewasa) adalah peronda udara dan pemangsa serangga-serangga terbang.

Secara umum, metamorfosis terbagi menjadi dua jenis, yaitu

metamorfosis sederhana (telur, nimfa, dan dewasa),

metamorfosis sempurna (telur, larva, nimfa, dan dewasa).

Pada serangga, metamorfosis diatur oleh hormon-hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon protorakikotropik akan mengaktifkan kelenjar protorakik yang menghasilkan hormon ekdison yang memicu terjadinya pergantian kulit (moulting atau mlungsungi dalam bahasa Jawa). Sementara itu, hormon kemudaan (juvenile hormone) dihasilkan oleh korpora alata, dan berfungsi sebaliknya, yaitu mencegah perkembangan serangga menjadi dewasa.

Metamorfosis biasanya terjadi pada fase berbeda-beda, dimulai dari larva atau nimfa, kadang-kadang melewati fase pupa, dan berakhir sebagai spesies dewasa. Ada dua macam metamorfosis utama pada serangga, hemimetabolisme dan holometabolisme.

Metamorfosis tidak sempurna pada belalangFase spesies yang belum dewasa pada metamorfosis biasanya disebut larva. Tapi pada metamorfosis kompleks pada kebanyakan spesies serangga, hanya fase pertama yang disebut larva dan kadang-kadang memiliki nama yang berbeda.


Pada hemimetabolisme, perkembangan larva berlangsung pada fase pertumbuhan berulang dan ekdisis (pergantian kulit), fase ini disebut instar. Hemimetabolisme juga dikenal dengan metamorfosis tidak sempurna.
Pada holometabolisme, larva sangat berbeda dengan dewasanya. Serangga yang melakukan holometabolisme melalui fase larva, kemudian memasuki fase tidak aktif yang disebut pupa, atau chrysalis, dan akhirnya menjadi dewasa. Holometabolisme juga dikenal dengan metamorfosis sempurna. Sementara di dalam pupa, serangga akan mengeluarkan cairan pencernaan, untuk menghancurkan tubuh larva, menyisakan sebagian sel saja. Sebagian sel itu kemudian akan tumbuh menjadi dewasa menggunakan nutrisi dari hancuran tubuh larva. Proses kematian sel disebut histolisis, dan pertumbuhan sel lagi disebut histogenesis.

Diterbitkan di: 03 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    hormon apa yang mengatur metamorfosis pada katak? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Pada umumnya hormon yang dihasilkan oleh hewan tingkat tinggi(vertebrata)hampir sama dengan hormon yang dihasilkan manusia,Pada amphibi misal katak metamorfosis berudu menjadi katak dewasa dipengaruhi oleh HORMON TYROXIN yg dihasilkn oleh kelenjar tyroid 08 Maret 2013
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.