Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Pengertian Embrio

Pengertian Embrio

oleh: Matnuh    
ª
 
Embrio berasal dari bahasa Yunani: ἔμβρυον, jamak ἔμβρυα, yang secara harfiah berarti "Yang membesar," dari en-"in" + bryein, "mengembang, memenuh") embrio merupakan eukariot diploid multisel dalam tahap pertama dalam perkembangan, dari waktu pembelahan sel pertama sampai kelahiran , penetasan, atau Perkecambahan. Bagi manusia, disebut embrio sehingga sekitar delapan minggu setelah pembuahan, dan mulai saat itu disebut janin.

Perkembangan embrio disebut embriogenesis. Untuk organisme yang bereproduksi secara seksual, ketika sperma bersenyawa dengan sel telur, hasilnya adalah sel yang disebut zigot, yang mewarisi separuh DNA dari setiap induknya. Untuk tumbuhan, hewan dan beberapa protis, zigot itu akan terpecah secara mitosis untuk menghasilkan satu organisme multisel. Hasil proses inilah disebut embrio.

Embrio Hewan
Untuk hewan, perkembangan zigot ke embrio diteruskan melalui tahap blastula, gastrula, dan organogenesis. Tingkat blastula umumnya terdiri dari rongga berisi cairan yaitu blastoselom yang dikelilingi oleh selingkungan atau sehelai sel yang juga dikenal sebagai blastomer.

Embrio mamalia beruri didefinisikan sebagai organisme antara pembagian pertama zigot (ovum yang tersenyawa) sampai menjadi janin. Ovum dibuahi dalam tabung Fallopio di mana akan bergerak ke dalam uterus. Bagi manusia, embrio didefinisikan sebagai hasil kehamilan setelah ditanam pada kulit uterus sampai minggu kedelapan dalam perkembangan.

Embrio disebut janin pada tahap perkembangan yang lebih lanjut sampai kelahiran atau penetasan. Bagi manusia, terjadi ketika mulai minggu kedelapan gestasi.

Ketika penggastrulaan, sel-sel blastula menjalani proses pembagian, serangan dan / atau perpindahan sel yang disesuaikan untuk membentuk dua (diploblasti) atau tiga (triploblasti) lapisan jaringan / tisu.

Untuk organisme triploblasti, tiga lapisan germa adalah endoderma, ektoderma, dan mesoderma. Peringkat dan tata letak lapisan germa adalah amat khusus pada spesies demi spesies, tergantung pada jenis embrio yang dihasilkan. Untuk vertebrata, diusulkannya populasi khusus sel embrio yang disebut kresta neural sebagai "lapisan germa keempat", dan disangkakan merupakan pembaruan yang penting dalam evolusi struktur kepala. Selama organogenesis, interaksi molekul dan sel sesama lapisan germa, dikombinasikan dengan potensi perkembangan sel, maupun efisiensi untuk membalas, melanjutkan pembedaan jenis sel menurut organ. Misalnya, dalam neurogenesis, satu subpopulasi sel ektoderma dipisahkan menjadi otak, syaraf pusat, dan saraf-saraf perifer. Ilmu biologi perkembangan modern secara menyeluruh mengkaji dasar molekuler untuk setiap jens organogenesis, termasuk angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru dari pembuluh darah yang ada), kondrogenesis (rawan), miogenesis (otot), osteogenesis (tulang), dan lain-lain.

Embrio manusia
minggu 1-3
5-7 hari setelah bersenyawa, blastosista melekat pada kulit uterus (endometrium). Ketika bersentuhan dengan endometrium, kemudian melakukan penempelan. Koneksi penempelan antara ibu dan embrio akan mulai terbentuk, terutama tali pusat. Pertumbuhan embrio bertengahkan satu sumbu yang menjadi tulang punggung dan saraf tunjang. Otak, syaraf pusat, jantung, dan saluran gastrousus mulai terbentuk.

minggu 4-5
Bahan kimia yang diproduksi oleh embrio menghentikan siklus menstruasi ibunya. Neurogenesis sedang berlangsung, aktivitas otak sekitar minggu keenam. Jantung akan mulai berdenyut sekitar waktu yang sama. Tunas anggota tubuh muncul di tempat akan tumbuhnya lengan dan kaki. Organogenesis dimulai. Kepala mengambil sekitar separuh panjang sumbu embrio, dan lebih dari separuh massa embrio. Otak berkembang menjadi lima bagian. Pembetukan jaringan terjadi yang berkembang ke dalam vertebra dan beberapa tulang yang lain. Jantung mulai berdetak, darah mulai mengalir.

minggu 6-8
Miogenesis dan neurogenesis mencapai tingkat yang mana embrio bisa bergerak, dan mata mulai terbentuk. Organogenesis dan pertumbuhan berkelanjutan. Rambut dan bulu mulai muncul di samping semua organ penting. ciri-ciri mulai berkembang. Di akhir minggu kedelapan, hingga akhirnya tingkat embrio dan dimulainya tahap janin.

Embrio Tumbuhan
Dalam ilmu botani, embrio untuk tumbuhan berbenih adalah sebagian benihnya yang terdiri dari jaringan pendahulu untuk daun, batang (lihat hipokotil), dan akar (lihat radikel), di samping juga kotiledon. Ketika embrio ini mulai bertambah, yaitu tumbuh keluar dari benih, maka disebut kecambah. Ada juga tanaman yang tidak berbenih tetapi tetap menghasilkan embrio, seperti briofit dan paku-pakis. Untuk tanaman sedemikian, embrio merupakan anak tumbuhan yang tumbuh dalam kondisi tertempel pada gametofit induk.
Diterbitkan di: 09 September, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    fungsi hormon testosteron Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.