Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Bagaimana Mayat Bisa Membusuk

Bagaimana Mayat Bisa Membusuk

oleh: ReggaeLe    
ª
 
Pembusukan mayat nama lainnya dekomposisi/putrefection. Pembusukan mayat adalah proses degradasi jaringan terutama protein akibat autolysis dan kerja bakteri pembusuk terutama clostridium welchii. Bakteri ini menghasilkan asam lemak dan gas pembusukan berupa H2S, HCN, AA. H2S akan bereaksi dengan hemoglobin (Hb) menghasilkan HbS yang berwarna hijau kehitaman. Syarat terjadinya degradasi jaringan yaitu adanya mikroorganisme dan enzim proteolitik.

Proses pembusukan telah terjadi setelah kematian seluler dan baru tampak oleh kita setelah kira-kira 24 jam kematian. Kita akan melihatnya pertama kali berupa warna kehijauan (HbS) didaerah perut kanan bagian bawah yaitu sekum (caeccum). Lalu menyebar ke seluruh perut dan dada dengan disertai bau busuk.

Ada 17 tanda pembusukan, yaitu:
1, Wajah membengkak
2. Bibir membengkak
3. Mata menonjol
4. Lidah terjulur
5. Lubang hidung keluar darah
6. Lubang mulut keluar darah
7. Lubang lainnya keluar isinya seperti feses (usus), isi lambung, dan partus (gravid/hamil)
8. Badan gembung
9. Bulla atau kulit ari terlepas
10. Vena superfisialis kulit berwarna kehijauan
11. Pembuluh darah di bawah kulit melebar
12. Dinding perut pecah
13. Skrotum atau vulva ( daerah kelamin) membengkak
14. Kuku terlepas
15. Rambut terlepas
16. Organ dalam membusuk
17. Larva lalat

Organ dalam yang cepat membusuk antara lain otak, lien/limpa, lambung, usus, uterus gravid, uterus post partum, dan darah. Organ yg lambat membusuk antara lain paru-paru, jantung, ginjal dan diapragma. Organ yg paling lambat membusuk antara lain kelenjar prostat dan uterus non gravid.

Larva lalat dapat kita temukan pada mayat kira-kira 36-48 jam pasca kematian. Berguna untuk memperkirakan saat kematian dan penyebab kematian karena keracunan. Saat kematian dapat kita perkirakan dengan cara mengukur panjang larva lalat. Penyebab kematian karena racun dapat kita ketahui dengan cara mengidentifikasi racun dalam larva lalat.

Ada 9 faktor yg mempengaruhi cepat-lambatnya pembusukan mayat, yaitu:
1. Mikroorganisme. Bakteri pembusuk mempercepat pembusukan
2. Suhu optimal yaitu 21-37oC mempercepat pembusukan
3. Kelembaban udara yg tinggi mempercepat pembusukan
4. Umur. Bayi, anak-anak dan orang tua lebih lambat terjadi pembusukan
5. Konstitusi tubuh. Tubuh gemuk lebih cepat membusuk daripada tubuh kurus
6. Sifat medium. Udara: air: tanah = 1: 2: 8
7. Keadaan saat mati. Udem/ bengkak mempercepat pembusukan. Dehidrasi memperlambat pembusukan
8. Penyebab kematian. Radang, infeksi dan sepsis mempercepat pembusukan. Arsen, stibium dan asam karbonat memperlambat pembusukan
9. Seks. Wanita baru melahirkan (uterus post partu) lebih cepat mengalami pembusukan

Ada 4 interprestasi pembusukan mayat, yaitu:
1. Tanda pasti kematian
2. Menaksir saat/ waktu kematian
3. Menaksir lama kematian
4. Membedakan dgn bulla intravital
Diterbitkan di: 17 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara menentukan waktu kematian dengan mengukur panjang larva Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa ukuran larva untuk menentukan waktu kematian suatu mayat ? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.