Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Morfologi Ikan Layur

Morfologi Ikan Layur

oleh: Doedo     Pengarang : Suwinda Pratama
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

Secara taksonomi ikan layur termasuk ke dalam famili Trichiuridae. Dalam famili Trichiuridae terdapat sekitar 10 genera, yaitu Diplospinus, Aphanopus, Benthodesmus, Lepidopus, Epoxymetopon, Assurger, Tentoreiceps, Eupluerogrammus, Trichiurus dan Lepturacanthus. Ikan layur yang tertangkap di perairan Indonesia paling tidak tercatat tiga genera, yaitu Eupluerogrammus, Trichiurus dan Lepturacanthus. Dalam beberapa literatur, ketiga genera tersebut dimasukkan ke dalam satu genus yaitu Trichiurus, dengan spesiesnya adalah T. muticus, T. savala dan T. lepturus atau T. haumela (FAO, 1974 dalam Annas, 2008 www.wikipediaensiklopediabebas.com).

Morfologi

Deskripsi singkatmenurut Nakamura, 1993 dalam fishbase.com jari-jari sirip punggung III, (Dorsal soft rays) total : 130 - 135; jari-jari sirip dubur (Anal soft rays) : 100 - 105. Tubuh sangat memanjang, kompres dan lancip ke satu titik dan pipih seperti pita. Sirip punggung memanjang, mulai dari belakang kepala sampai mendekati ujung ekor dan tidak bergerigi. Sirip ekor (caudal fins) tidak ada. Secara spesifik ikan berwarna seperti baja biru atau perak ketika segar, dan warna akan berubah menjadi abu-abu keperakan setelah ikan mati.

Panjang badan maksimum dapat mencapai 2,5 m dan pada umumnya antara 60-110 cm, dengan berat maksimum tercatat 5kg dan usia dapat mencapai 15 tahun. Kegemarannya pada siang hari berkeliaran di perairan dangkal dekat pantai yang kaya plankton krustasea. Pada waktu malam ikan ini mendekat ke dasar perairan. Layur mudah dijumpai di tempat penjualan ikan di Indonesia dan dapat juga dijadikan sebagai ikan umpan.

Perbandingan jenis kelamin (sex ratio)

Pengamatan terhadap jenis kelamin ikan merupakan hal yang sangat penting dalam mempelajari struktur populasi, dengan mengetahui adanya perbandingan jenis kelamin dapat diduga keseimbangan populasi yang ada dengan asumsi bahwa perbandingan antara ikan jantan dan ikan betina dalam suatu sediaan adalah 1 : 1, dengan demikian populasi dapat dinyatakan dalam keadaan seimbang.

Dalam pengujian statistik anggapan bahwa satu ekor jantan memijah dengan satu ekor betina, maka apabila jantan dan betina seimbang atau betina lebih banyak dapat diartikan bahwa populasi tersebut masih ideal untuk mempertahankan kelestariannya, sebaliknya apabila jantan lebih banyak daripada betina dapat diartikan bahwa populasi tersebut tidak ideal untuk mempertahankan kelestariannya atau cenderung punah (Effendie, 2002).


Diterbitkan di: 06 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    morfologi,klasifikasi dan anatomi ikan layur Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.