Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Morfologi Ikan Tuna

Morfologi Ikan Tuna

oleh: Doedo     Pengarang : Suwinda Pratama
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:10.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"TimesNew Roman";}

Secara global, terdapat 7 spesies ikan tuna yang memiliki nilai ekonomi penting, yaitu albacore (Thunnus alalunga), bigeye tuna (Thunus obesus), atlantic bluefin tuna (Thunnus thynnus), pacific bluefin tuna (Thunnus oreintalis), southern bluefin tuna (Thunnus maccoyii), yellowfin tuna (Thunnus albacares), dan skipjack tuna (Katsuwonus pelamis). Kecuali pacific bluefin dan southern bluefin tuna, kelima spesies tuna lainnya hidup dan berkembang di perairan Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia. Sejak tahun 2000, total hasil tangkapan dunia dari 7 spesies ikan tersebut sekitar 4 juta ton/tahun. Perinciannya 65 % berasal dari Samudra Pasifik, 21 % dari Samudra Hindia dan 14 % dari Samudra Atlantik (Dahuri, 2008).

Morfologi

Ikan tuna yang dijadikan sebagai bahan praktek adalah tuna sirip kuning (Thunnus albacares) dan tuna mata besar (Thunnus obesus). Ikan tuna termasuk dalam keluarga Scombroidae, tubuhnya seperti cerutu. mempunyai dua sirip pungung, sirip depan yang biasanya pendek dan terpisah dari sirip belakang. Mempunyai jari-jari sirip tambahan (finlet) di belakang sirip punggung dan sirip dubur. Sirip dada terletak agak ke atas, sirip perut kecil, sirip ekor bercagak agak ke dalam dengan jari-jari penyokong menutup seluruh ujung hipural. Tubuh ikan tuna tertutup oleh sisik-sisik kecil, berwarna biru tua dan agak gelap pada bagian atas tubuhnya, sebagian besar jenis Thunnus memiliki sirip tambahan yang berwarna kuning cerah dengan pinggiran berwarna gelap (Badan Penelitian dan Pengembangan Perikanan, 1983). Tuna adalah salah satu jenis ikan ekonomis penting, selain itu tuna juga jenis ikan penjelajah yang jauh (highly migration species) dan pemangsa yang tangkas

Ikan tuna sirip kuning mempunyai nama latin Thunnus albacares. Ikan dengan sirip punggung kedua yang panjang dan juga pada sirip dubur, dimana beberapa diantaranya dapat mencapai 20% dari panjang cagak, dengan sirip dada yang pada umumnya panjang. Warna badan adalah hitam metalik agak kebiru-tuaan hingga kuning keperakan pada atas perut. Sirip punggung dan sirip dubur juga finlet berwarna kuning terang (Sumadhiharga, 2009).

Kisaran temperatur untuk penyebaran ikan yellowfin tuna adalah 180C-310C dan untuk penangkapan antara 200C-230C. Hidup pada daerah thermocline, dilautan lepas dan hidup didaerah karang, mereka berkumpul (bergerombol) berdasarkan ukuran. Jaring dipergunakan untuk menangkap kumpulan ikan yang berada dekat permukaan.

Penyebaran ikan tuna mata besar berada pada kisaran suhu 100C-280C dan lokasi penangkapan berada pada kisaran 180C-220C.

Diterbitkan di: 06 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.