Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Sistem Pernafasan pada Manusia

Sistem Pernafasan pada Manusia

oleh: marthayunanda     Pengarang : Martha Yunanda S.Pd
ª
 
Respirasi pada Manusia
Pernafasan pada manusia meliputi :
- Proses bernapas, yaitu pengambilan O2 dan pengeluaran CO2.
- Proses pertukaran gas antara sel dengan lingkungannya.
- Reaksi enzimatik, yaitu pemanfaatan gas pernafasan yang memerlukan banguan enzim
sitokrom.
Berdasar tempat terjadinya, respirasi dibedakan atas :
- Respirasi eksternal : yaitu pertukaran O2 dalam alveoli dengan CO2 dalam darah.
- Respirasi internal : yaitu pertukaran udara dari aliran darah dengan sel-sel tubuh.

1. Alat-alat Pernafasan
Saluran pernafasan meliputi rongga hidung - faring – trakea – bronkus – bronkeolus -
alveolus - paru-paru.
a. Rongga Hidung (Cavum Nasalis)
Merupakan tempat masuknya udara. Di dalam rongga higung udara akan mengalami
- penyaringan oleh rambut-rambut rongga hidung
- penghangatan, disesuaikan dengan suhu tubuh
Di samping itu udara juga dapat dikenali baunya karena dalam rongga hidung terdapat
indera pembau.
b. Faring (tenggorokan)
Merupakan percabangan saluran yaitu percabangan saluran pernafasan dan saluran
pencernaan makanan. Di bawahnya terdapat pangkal batang tenggorok dan di sini
terdapat pita suara.
c. Trakea/batang tenggorok
Dindingnya terdiri dari jaringan epitel bersilia, cincin tulang rawan, dan jaringan
pengikat.
d. Bronchys (cabang-cabang batang tenggorokan)
Ada 2 cabang, yaitu bronchus kanan dan broncus kiri. Bronchus bercabang-cabang
menjadi bronciolus.
e. Alveolus
Mempunyai dinding yang sangat elastik.
Banyak mengandung kapiler darah yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas.
f. Paru-paru
Dibungkus oleh pleura, berlapis dua, dan di antara keduanya terdapat cairan limfe. Hal
ini penting untuk melindungi paru-paru dari gesekan ketika rnengembang dan
mengempis.
Mekanisme Respirasi
a. Pernafasan dada, proses ini terjadi karena aktivitas otot tulang antar rusuk.
1) Bila otot-otot antara tulang rusuk luar berkontraksi maka tulang rusuk terangkat,
volume rongga dada membesar, tekanan udara di dalamnya lebih kecil dari udara
luar, sehingga terjadi pemasukan udara ke dalam ruang alveoli (Inspirasi)
2) Bila otot antara tulang rusuk dalam yang berkontraksi, tulang-tulang rusuk
tertekan, volume rongga dad menurun, tekanan udara membesar, sehingga udara
terdorong ke luar (Ekspirasi)
b. Pernafasan perut, proses ini terjadi karena aktivitas otot diafragma
1) Bila otot diafragma berkontraksi, maka diafragma mendatar, volume rongga dada
bertambah, terjadi pemasukan udara dari luar (Insirasi).
2) Bila otot dinding rongga perut berkontraksi, maka alat-alat dalam rongga perut
terdorong ke atas dan diafragma naik sehingga rongga dada berkurang volumenya
(Ekspirasi).

3. Volume Udara dan Pernafasan
Digolongkan atas :
a. Udara Pernafasan (UP)
Udara yang keluar masuk paru-paru sebagai akibat respirasi. Besarnya 500 cc.
b. Udara Komplementer (UK)
Udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam paru-paru setelah respirasi biasa.
Volume udara ini 1500 cc.
c. Udara Cadangan (UC)
Udara yang masih dapat dikeluarkan dari paru-paru setelah melakukan ekspirasi biasa.
Volume udara ini 1500 cc.
d. Udara Residu (UR)
Udara yang masih tersisa di dalam paru-paru setelah melakukan ekpirasi maksimal.
Volume udara ini 1000 cc.
e. Kapasitas vital paru-paru
Udara yang dapat dihembuskan semaksimal mungkin setelah melakukan ihspirasi
secara maksimal.
Kapasitas vital paru-paru merupakan jumlah udara pernafasan, udara komplementer
dan udara cadangan.
• KV = UP + UK + UC
= 500 cc + 1500 cc + 1500 cc
= 3500 cc
f. Volume total paru-paru
Yaitu volume udara yang dapat tertampung secara maksimal di dalam paru-paru.
Jumlahnya sama dengan kapasitas vital paru-paru ditambah volume udara residu.
• VTP = KV + UR
= 3500 cc + 1000 cc
= 4500 cc

4. Frekuensi Pernafasan
Frekuensi pernafasan berkisar 15 - 18 kali/menit.
Frekuensi respirasi dipengaruhi oleh beberapa faktor :
a. Usia, makin tambah usia, makin kecil frekuensi respirasi seseorang.
b. Jenis Kelamin, frekuensi respirasi pada laki-laki lebih kecil disbanding wanita.
c. Kondisi fisik, makin terlatih fisik seseorang, makin kecil frekuensi respirasinya.
d. Suhu tubuh, suhu yang tinggi, meningkatkan frekuensi respirasi.
e. Posisi tubuh, posisi berbaring frekuensi respirasi 13/menit, dan pada posisi duduk
18/menit dan 22/menit pada posisi berdiri.
Diterbitkan di: 01 Nopember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pada manusia pemasukan udara pernapasan terjadi apabila? jawaban serta penjelasan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana proses o2 sampai pada sel tubuh dan bagaimana pengeluaran c02 dari tubuh? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah suhu udara yang masuk ke dalam tubuh akan di sesuaikan dengan suhu tubuh yang meningkat Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    berapa jumlah volume udara manusia pada saat tidur Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    proses pernafasan manusia Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.