Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Ekologi

oleh: IndraGanteng    
ª
 
Ekologi ialah ilmu yang mempelajarihubungan timbal balik organisme dengan alam sekitarnya. Istilah ekologi pertama kali dipakai oleh sarjana Jerman Ernest Haeckel (1869). Ekologi berasal dari kata Yunani Oikos yang berarti rumah dan logos yang berarti ilmu pengetahuan.

Ekologi adalah cabang dari biologi, namun seorang ahli ekologi harus menguasai ilmu lain seperti kimia, fisika, dan ilmu komputer. Ekologi juga berhubungan dengan bidang ilmu-ilmu tertentu seperti geologi, meteorologi, dan oseanografi, guna mempelajari lingkungan dan hubungannya antara tanah, air, dan udara. Pendekatan dari berbagai ilmu membantu ahli ekologi untuk memahami bagaimana lingkungan nonhidup mempengaruhi mahkluk hidup. Hal ini juga bisa membantu untuk memperkirakan atau meramalkan dampak dari masalah lingkungan seperti hujan asam atau efek rumah kaca.

Bumi memiliki banyak sekali jenis-jenis mahkluk hidup, mulai dari tumbuhan dan binatang yang sangat kompleks hingga organisme yang sederhana seperti jamur, amuba dan bakteri. Meskipun demikian semua mahkluk hidup tanpa kecuali, tidak bisa hidup sendirian. Masing-masing tergantung pada mahkluk hidup yang lain ataupun benda mati di sekelilinganya.

Ahli ekologi menganalisa struktur, aktifitas dan perubahan yang terjadi di dalam dan diantara tingkatan-tingkatan ini.

Ahli ekologi mempelajari organisasi alam dalam tiga tingkatan:

1. Populasi,

2. Komunitas

3. Ekosistem

Penerapan ekologi adalah pemanfaatan penelitian ekologi untuk mencapai tujuan-tujuan yang praktis. Penelitian ekologi membantu untuk menjaga dan mengatur sumber-sumber alam dan melindungi lingkungan.

Suatu organisme hidup akan selalu membutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya. Hubungan yang terjadi antara individu dengan lingkungannya sangat kompleks, bersifat saling mempengaruhi atau timbal balik. Hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati membentuk sistem ekologi yang disebut ekosistem. Di dalam ekosistem terjadi rantai makanan, aliran energi, dan siklus biogeokimia.

Hampir semua jenis oganisme bersifat akuatik namun tidak semua habitat dinyatakan sebagai habitat akuatik.Suatu habitat dinyatakan sebagai habitat akuatik apabila baik medium internal maupun eksternalna adalah air.

KLASIFIKASI

Pembagian ekologi :

a. Menurut banyaknya spesies :

1. Autekologi : membahas pengkajian individu organisme atau individu spesies yang penekanannya pada sejarah-sejarah hidup dan kelakuan dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

2. Synekologi : membahas pengkajian golongan atau kumpulan organisme-organisme yang berasosiasi bersama sebagai satuan.

b. Menurut taksonomi : ekologi tumbuhan, ekologi serangga, ekologi vertebrata, ekologi jasad renik, dan lain-lain.

Ekologiperairan berdasarkan habitatnya dibagi atas 3 jenis yaitu :

a.Fresh water aquatic : habitat air tawar yang terdiri dari perairan mengalir atau habitat lotik dan perairan menggenang atau habitat lentik.

b.Marine water aquatic : habitat air laut yaitu suatu habitat yang menitik beratkan pada pola hubungan antar jasad dan hubungan antar jasad dengan laut sebagai lingkungan hidup

c.Branchis water aquatic : habitat air payau atau habitat estauria yaitu suatu habitat yang dipengaruhi ole pasang surut air laut.

Adanya perbedaan-perbedaan ini akan mempengaruhi pada banyaknya jenis organisme yang hidup (keragaman jenis) dan jumlah individu (kepadayan) setiap jenis pada masing-masinghabitat akan berbeda-beda sebagai berikut :

a. Dilihat dari stabilitas dan luasnya maka jumlah jenis yang hidup pada habitatair laut lebih banyak dibandingkan yang hidup pada air tawar dan pada habitat air laut

b. Dilihat dari kesuburannya maka jumlah individu pada setiap jenis di habitat air payau lebih tinggi dibandingkan habitat air tawar dan dengan habitat air laut

c. Rendahnya keragaman jenis pada habitat ar payau dibandingkan dengan habitat lainnya akibat sifatnya yang labil atau selalu berubah-ubah.
Diterbitkan di: 27 September, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa aliran energi tidak dinyatakan siklus energi?????? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA BEDA ALIRAN ENERGI DGN SIKLUS Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA BEDA ALIRAN ENERGI DNGN SIKLUS??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bgaimana Jika di suatu Tempat Terjadi populasi dan komunitas Yg Beda Pendapat Dan tidak Saling MenguntungkAN... Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.