Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Adaptasi morfologi pada tumbuhan

Adaptasi morfologi pada tumbuhan

oleh: oxlay    
ª
 
Makhluk hidup yang ada di alam ini sangat banyak ragamnya. Namun tidak semua makhluk tersebut dapat bertahan hidup sampai sekarang. Ada beberapa jenis makhluk hidup yang punah karena tidak dapat menyesuaikan diri dengan kondisi alam atau lingkungannya. Seleksi alam selalu terjadi, makhluk hidup yang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi alam akan bertahan hidup, adapun makhluk hidup yang tidak dapat menyesuaikan diri perlahan-lahan akan mati dan akan punah.

Setiap makhluk hidup memerlukan lingkungan hidup yang sesuai. Kemampuan organisme menyesuaikan diri dengan lingkungannya disebut adaptasi. Semakin tinggi kemampuan adaptasi suatu organisme, semakin tinggi kemungkinan lestarinya jenis organisme tersebut.

Berikut ini akan dibahas tentang adaptasi morfologi pada tumbuhan.
Tumbuhan ada yang hidup di darat, ada yang hidup di air, ada yang hidup di tempat kering, dan ada pula yang hidup di tempat basah. Perbedaan kondisi lingkungan tempat hidup menyebabkan bentuk adaptasi morfologis yang berbeda pula. Penyesuaian diri tumbuhan di lingkungan darat sangat dipengaruhi oleh persediaan air, kesuburan tanah, curah hujan, kelembaban, dan suhu.
Berdasarkan tempat hidupnya, tumbuhan dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Tumbuhan xerofit. Yaitu tumbuhan yang hidup di lingkungan yang kering. Contohnya adalah tanaman kaktus. Adaptasi morfologinya sebagai berikut: daun kecil, tebal, bahkan kadang-kadang tidak berdaun. Daun berubah menjadi sisik, bulu, atau duri. Seluruh permukannya mempunyai lapisan lilin. Akarnya panjang dan mempunyai jangkauan yang luas.

2. Tumbuhan hidrofit, yaitu tumbuhan yang hidup di air. Contohnya tanaman teratai. Adaptasi morfologinya adalah sebagai berikut: daun tipis, lebar, dan banyak stomata. Batang berongga. Akar banyak, melekat di dasar air.

3. Tumbuhan higrofit, yaitu tumbuhan yang hidup di lingkungan lembab. Adaptasi morfologinya adalah sebagai berikut: daun lebar, tipis, banyak stomata. Sering melakukan gutasi.

Adaptasi organisme di lingkungan air sangat dipengaruhi oleh kadar garam, kadar oksigen, intensitas cahaya, dan kedalaman air.

Diterbitkan di: 22 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara adabtasi tumbuhan bambu Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana adaptasi tumbuhan pada lingkungan lembab Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    contoh adaptasi morfologi pada tumbuhan Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    this the season to be jolly fa la Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    gutasi itu apa ya ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    mengeluarkan kelebihan air dalam bentuk tetes tetes air melalui ujung daun atau tepi daun 05 Mei 2014
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Apa yang dimaksud dengan Morfologi Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yg dimaksud akar hawa ? ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    iku lak TEMPEK E IBUKMU 27 Nopember 2012
  1. Jawaban  :    Akar yang mememasukkan akarnya ke dalam dirinya ya sayang....... 19 Nopember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana ini Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara tumbuhan kaktus beradaptasi ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    memiliki akar yang panjang dan akar lembut agar cepat menyerap air 20 Nopember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kurang lengkap! ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kurang lengkap bgmn?????????? 30 Oktober 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. yanti

    3346678

    apa sich yg termasuk contoh adaptasi morfologi pada manusia .?

    0 Nilai 17 Oktober 2011
X

.