Sumber Daya Alam Tak Dapat Diperbaharui Semua barang dan jasa yang ditawarkan oleh alam secara langsung (yaitu tanpa membutuhkan campur tangan manusia) dapat didefinisikan sebagai sumber daya alam. Dalam hal tersebut, sumber daya alam dapat dibagi menjadi dua yaitu sumber daya alam yang dapat diperbaharui (yang dapat beregenerasi jika operasi tidak berlebihan) dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.
Sumber daya yang tidak dapat diperbaharui adalah semua SDA yang pasti akan berakhir pada beberapa titik karena tidak mungkin bagi kita untuk memproduksi, mengolah atau regenerasi. untuk itu kita harus mengatur tingkat konsumsi terhadap sumber daya tersebut. Karena hal itu dapat diartikan bahwa sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, memilik kapasitas tertentu.
Contoh sumber daya yang tak bisa diperbaharui adalah minyak . Setelah cadangan minyak telah habis, tidak ada cara untuk mendapatkan kembali minyak dari alam. Para ahli mengatakan bahwa jika tidak ditemukan cadangan baru, cadangan minyak dunia akan habis dalam waktu kurang dari setengah abad. Tapi apakah itu terbukti atau tidak, hal itu hanya prediksi. Banyak Negara yang tidak mempunyai sumber daya alam berupa minyak, terkadang melakukan penjajahan atau penguasaan lahan yang di dalamnya banyak terkandung minyak.
Mineral juga merupakan bagian dari sumber daya tak dapat diperbaharui. Pertambangan misalnya melakukan ekstraksi mineral dan bahan lain dari kerak bumi, pertambangan terkadang dilakukan dengan meratakan gunung, dan kegiatan lainnya.
Perlindungan dan penggantian sumber daya yang tidak dapat diperbaharui adalah beberapa tugas utama untuk kelompok-kelompok lingkungan dan juga seluruh manusia di bumi. Surya dan tenaga angin, misalnya, adalah alternatif untuk minyak dan hidrokarbon.