Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Hormon

oleh: SuriyaniCute     Pengarang: Drs. Oman Karmana; M.S; Dra. Anik Anwar
ª
 
Hormon

Hormon merupakan zat kimia yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin yanh mengatur homeostatis, reproduksi, metabolism dan tingkah laku.
Kelenjar-kelenjar hormone yang terdapat di dalam tubuh manusia
1. Kelenjar hipofise
Terdapat dibagian otak, terbagi menjadi ttiga bagian, yaitu:
a. Lobus anterior (depan) biasa disebut dengan adeno-hipofisis disebut “master of gland” menghasilkan:
• Hormon andrenotropin atau ACTH (Adeno Corti Tropis Hormon) fungsinya merangsang sekresi dan pertumbuhan korteks anak ginjal
• Hormon tereotropin atau TSH (Thyroid Stimulating Hormon) fungsinya mempengaruhi kelenjar anak gondok (kelenjar tiroid)
• Hormon prolaktin atau laktogen atau LTH (Lutteo Tropik Hormon) fungsinya merangsang sekresi kelenjar mamae/ susu
• Hormon somatotrop atau STH (Growth Hormon). Bila kekurangan akan menyebabkan kretinisme (kekerdilan) dan bila kelebihan akan menyebabkan gigantisme (pertumbuhan raksasa), dan bila kelebihannya terjadi setelah dewasa akan menyebabkan akromegali membwesarnya bagian-bagian ujung dan ruas-ruas tulang
• Hormon gonadotropin, terdiri dari FSH (Folikel Stimulating Hormon) terdapat pada wanita berfungsi merangsang pertumbuhan folikel dan ovarium, pada pria mempengaruhi proses spermatogenesis. LH (Lutheneizing Hormon) pada wanita akan merangsang ovulasi dan pembentukan oestrogen oleh korpus luteum, pada pria merangsang sel leydig dalam pengeluaran testosterone.
b. Lobus intermedia (tengah)
Hanya terdapat pada beberapa hewan. Pada manusia menyatu dengan lobus anterior. Menghasilkan melanotropin dan intermedin, fungsinya merangsang melonosit untuk menghasilkan pigmen.
c. Lobus posterior (belakang) biasa disebut dengan neurohipofisis menghasilkan:
• Oksitosin yang merangsang uterus (rahim) sehingga kontraksinya kuat ketika akan melahirkan dan mengerut setelah melahirkan.
• Antidiuretik dikenal dengan ADH (Anti Diuretik Hormon) fungsinya mengatur volume urine.
• Vasopresin fungsinya merangsang penciutan pembuluh darah (vasodilatasi) bekerja lebih lama/ tahan dari pada adrenalin sehingga dapat mempengaruhi tekanan darah. Kelebihan hormone ini dapat menimbulkan diabetes insipidus.
2. Kelenjar epifise
Terdapat di dalam tengkorak dan kelenjarnya sangat kecil. Sampai saat ini belum diketemukan fungsinya secara pasti.
3. Kelenjar gondok atau tiroid
Terdapat pada leher bagian depan atau disebelah bawah jakun, terdiri dari dual obi yang dihubungkan oleh ismus (isthmus). Menghasilkan hormone teroksin yang dibentuk dari asam amino tirosin + iodium. Fungsinya mengatur metabolism karbohidrat, mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan diferensiasi jaringan tubuh.
Kekurangan hormone ini dapat menimbulkan kretinisma, dan apabila kekurangannya terjadi pada usia dewasa akan menyebabkan aktivitas peredaran darah menurun, danmiksodema yaitu menebal dan menggelembungnya kulit. Hal ini diakibatkan tertimbunnya zat-zat berupa lender pada daerah jari-jari, ditandai dengan kegiatan metabolisme rendah, rambut rontok dan tubuh sangat gemuk. Sedang bila kekurangan iodium ddapat menimbulkan terganggunya pembentukan hormone tiroksin dengan ditandai timbulnya gondok.
Kelebihan hormone tiroksin menyebabkan morbus basedowi dditandai dengan meningkatnya metabolism tubuh, meningkatnya denyut jantung, gugup, emosional, mata lebar dan lidah terjulur keluar. Dan bila terjadi pada usia dewasa menyebabkan gigantisme (pertumbuhan raksasa).
4. Kelenjar paratiroid (anak gondok)
Melekat pada daerah dorsal kelenjar tiroid dan pada setiap lobus tiroid terdapat dua buah kelenjar. Menghasilkan parathormon fungsinya mengatur kadar Ca dan P di dalam darah. Kekurangan hormone ini akan menimbulkan kekejangan misalnya pada penderita tetanus dan meningkatnya eksitabilitas system saraf.
5. Kelenjar ginjal
Disebut juga kelenjar suprorenalis, dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:
• Bagian korteks (luar) menghasilkan hormone kortison. Kekurangan hormone ini menyebabkan penyakit Adison dengan gejala kulit merah dan dapat menimbulkan kematian.
• Bagian medulla (dalam) menghasilkan hormone epirefrin atau adrenalin. Fungsinya memacu aktifitas jantung, mengerutkan otot polos pada arteri, menyebabkan tekanan darah naik, mengendurkan otot polos bronkiolus sehingga melapangkan pernafasan, mempercepat pengubahan glikogen menjadi glukosa.
6. Kelenjar Lambung
Menghasilkan hormone gastrin, fungsinya merangsang keluarnya getah-getah lambung.
7. Kelenjar usus
Usus halus mengeluarkan hormone sekretin yang memacu sekresi getah usus dan getah pancreas dan hormone kolesistokinin yang memacu sekresi getah empedu dan pancreas.
8. Kelenjar pancreas
Menghasilkan hormone insulin yang bekerja secara antagonis dengan hormone adrenalin yaitu mengubah gula darah (glukosa) menjadi glikogen dihati. Kekurangan hormone ini menyebabkan timbulnya penyakit gula (diabetes mellitus)
9. Kelenjar timus (kacangan)
Merrupakan penimbunan hormone somatotrof (perttumbuhan). Kekurangan hormone ini akan menyebabkan kretinisma dan bila kelebihan akan menyebabkan gigantisme dan akromegali.
10. Kelenjar kelamin
Pada pria akan menghasilkan kelenjar kelamin pria (testes) yang menghasilkan hormone androgen dan testosterone. Pada wanita akan menghasilkan kelenjar kelamin wanita (ovarium) menghasilkan hormone oestrogen dan progesterone.

Sumber Penuntun Belajar Biologi, Oleh Drs. Oman Karmana, M.S dan Dra. Anik Anwar, Ganeca Exact Bandung, 1987
Diterbitkan di: 30 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    FUNGSI HORMON Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pasangan hormon yang kerjanya bersifat antagonis adlah..... Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    hormon apa saja yang dibuat secara sintetis? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana peranan hormon adrenalin antagonis dengan hormon isulin dalam tubuh ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    1. hormon apa saja yang dibentuk oleh hormon hipofise? 2. hormon apa saja yang terdapat di tubuh manusia? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan aktivitas hormon yg merangsang terjadinya ovulasi ! Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang terjadi jika kita kelebihan hormon oksitosin ??? tolong dijawab yya :) Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana mekanisme terbentuknya akromegali ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    gtw 01 Mei 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.