Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Rekayasa Reproduksi Berpotensi Bertentangan dengan Norma Agama

Rekayasa Reproduksi Berpotensi Bertentangan dengan Norma Agama

oleh: aanff     Pengarang : cakrawala baru Klaten Jateng
ª
 
Rekayasa Reproduksi Berpotensi Bertentangan dengan Norma Agama
Berbagai macam ragam rekayasa reproduksi telah memberi banyak keuntungan bagi manusia, Misalnya dapat memperoleh bibit unggul, menciptakan makhluk hidup dengan sifat tertentu sesuai dengan yang diinginkan, dsb. Namun semakin besar manusia mencoba menguasai alam dengan teknologinya, maka semakin besar resiko yang harus ditanggung. Banyak dampak negative yang berpotensi muncul, seperti uraian berikut :
1. Teknologi Bayi Tabung
Teknologi bayi tabung berpotensi bertentangan dengan norma agama/masyarakat jika dibuat dengan cara masal dan tidak diketahui dengan pasti pemilik sel-sel kelamin yang digunakan, maka akan sulit menentukan siapa orang tua bayi yang terbentuk. Lebih-lebih bila hasil peleburan sel sperma dengan sel telur orang tertentu ditanamkan didalam rahim ibu pengganti akan memiliki dampak serius dari segi agama dan segi etika. Hubungan antara ibu dan janin yang dikandungnya selama kehamilan, menjadi masalah dikemudian hari. Bila ibu yang mengandung tidak mau memberikan anak yang lahir kepada pemilik sel sperma dan sel telur tersebut.
2. Teknologi Kloning
Lembaga Roslin di Inggris yang berhasil mengkloning domba bernama Dolly tahun 1996, berkeberatan dilakukan cloning pada manusia. Protes kelas juga muncul di berbagai kalangan, mulai dari agamawan, ilmuwan dan negarawan. Mereka beranggapan bahwa tindakan mengkloning manusia adalah tindakan yang tidak terpuji dan merupakan penghianatan yang hanya akan menciptakan kehancuran. Karena melanggar prinsip-prinsip etika dan merupakan kebrutalan mental, yang bertentangan dengan pertimbangan manusiawi dan etika.
Markas besar UNESCO, memint agar Negara-negara di dunia melarang klning manusia, karena tidak hanya mengandung resiko pengetahuan , tetapi juga melanggar etika dan harga diri manusia. Tidak aka nada kemajuan kemanusiaan yang dapat dicapai kalau IPTEK dikembangkan tanpa etika.
Cloning yang berhasil membuat individu yang seragam jug amemiliki dampak karena berpotensi mengancam keselamatan mahluk itu sendiri. Keberhasilan makhluk hidup bertahan di lingkungannya , justru karena mereka beraneka ragam.

Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga anda dapat mengambil sisi positifnya dan terimakasih atas kunjungan anda. Saya berharap anda memberikan penilaian terhadap apa yang saya uraikan ini, dan membagikan ke teman-teman anda, agar semua orang dapat menerima suatu ilmu yang baru.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Diterbitkan di: 04 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    norma agama adalah norma ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    norma adalah peraturan yg harus ditaati 06 Desember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA ARTI NORMA ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Norma itu sama dengan sebuah peraturan yang tertulis dan tidak tertulis, keberadaannya dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani hidup bermasyarakt :D :P 21 Februari 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pelaksanaan danlarangan norma2 agama ke sopanan hukum kesusilaan ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ada banyak . 21 Februari 2013
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 3. mboh top

    asik

    terserah

    4 Nilai 15 Februari 2011
  2. 2. wawan

    mantab

    kirim lebih

    6 Nilai 07 Februari 2011
  3. 1. doni

    sip

    sangat bagus.......

    7 Nilai 06 Februari 2011
X

.