Tanaman Nigella sativa banyak ditemukan di wilayah Mediterania dan kawasan beriklim gurun seperti Timur Tengah. Pada umumnya digunakan sebagai bumbu dalam masakan maupun adonan roti. Kini telah banyak negara yang menggunakannya untuk perawatan dan pengobatan berbagai penyakit, termasuk infeksi. Berbagai penelitian yang dilakukan selama dua dekade terakhir menunjukkan bahwa ekstrak jintan hitam mempunyai efek antimikrobial. Kemampuan ini disebabkan karena di dalam bijinya terkandung berbagai macam senyawa bioaktif yang merupakan hasil metabolit sekunder. Senyawa tersebut mampu membunuh dan menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri serta jamur.
Ekstrak metanol dari bijinya mampu menghambat aktivitas bakteri Staphylococcus koagulase-negatif. Selain itu penelitian mengenai ekstrak etanolnya juga menunjukkan aktivitas penghambatan pada bakteri Staphylococcus aureus yang resisten terhadap meticillin. Tanaman ini dapat digunakan untuk mencegah munculnya plak dan karies pada gigi. Aktivitas biologi dari biji jintan hitam ini disebabkan oleh senyawa Thymoquinone yang merupakan komponen utama dari minyak esensialnya.