Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biologi>Perkembangbiakan Lumut

Perkembangbiakan Lumut

oleh: khairulmaddy     Pengarang : khairul maddy
ª
 
Lumut dapat berkembang biak dengan cara aseksual dan seksual.
Kedua pembiakan tersebut berlangsung silih berganti sehingga terjadi pergantian keturunan atau pergiliran keturunan (metagenesis). Tumbuhan yang menghasilkan sel kelamin (gametofit) pada umumnya lebih menonjol daripada tumbuhan yang menghasilkan spora (sporofit). Pada tumbuhan lumut-lumutan, gametofit lebih menonjol. Jika pada satu tumbuhan terjadi pergantian dari sporofit ke gametofit atau sebaliknya, tumbuhan tersebut dikatakan melakukan metagenesis.
Metagenesis diawali dengan berkecambahnya spora yang sangat kecil (haploid) menjadi protalium (protonema). Protonema ada yang tumbuh menjadi besar dan ada yang tidak tumbuh. Di dalam protonema terdapat kuncup yang tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumut (gametofit). Tumbuhan lumut merupakan lembaran-lembaran daun (hepaticae). Ada juga yang memiliki habitus seperti pohon kecil dilengkapi batang dan daun (musci), akar bukan akar sejati, tetapi hanya berupa benang-benang menyerupai akar yang disebut rizoid. Pada tumbuhan lumut (gametofit) dibentuk gametangium, yaitu sel kelamin jantan (spermatozoid) dan sel kelamin betina (ovum). Sel kelamin jantan ini dihasilkan oleh anteridium dan sel kelamin betina dihasilkan oleh arkegonium. Peleburan spermatozoid dan ovum akan menghasilkan zigot yang terus berkembang menjadi embrio yang diploid. Embrio kemudian akan tumbuh menjadi suatu badan yang bulat dengan tangkai pendek atau panjang yang disebut sporogonium (tumbuhan sporofit). Dalam bagian yang bulat tersebut dibentuk spora sehingga sering disebut dengan kapsul spora yang identik dengan sporogonium. Spora akan terkumpul dalam kotak spora (sporangium). Jika spora jatuh di tempat yang lembap dan sesuai dengan tempat tumbuhnya, spora akan tumbuh menjadi protonema dan protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut dan begitu seterusnya.
Beberapa jenis lumut dapat bersifat kosmopolit karena dapat ditemukan di berbagai tempat. Selain itu, bentuk dan ukuran lumut juga sangat beragam. Berdasarkan bentuk tubuhnya, lumut dapat dibedakan menjadi dua kelas, yaitu lumut hati (Hepaticopsida), lumut tanduk (Anthoceropsida), dan lumut sejati (Bryopsida).

Diterbitkan di: 08 April, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    alat untuk berkembang biak jantan pada lumut adalah... Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dengan cara apa lumut berkembangbiak. generatif atau vegetatif ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    dengan memasukan jenis kelaminnya dan menjilat jilatinya 12 April 2014
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    perkembangbiakan secara kawin dan tak kawin pada lumut disebut ? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    tumbuhan lumut berkembang biak dengan cara Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kalau perkembangbiakan tumbuhan lumut memalui gambar?? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa alat perkembangbiakan lumut? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana bentuk spora tumbuhan lumut? apakah sama besar semua? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    a Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    lumut termasuk perkembangbiakan vegetatif atau generatif ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    vegetatif 05 Februari 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.