Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biokimia>Pengertian mordan tawas dan jenis-jenis tawas

Pengertian mordan tawas dan jenis-jenis tawas

oleh: lolypoly    
ª
 
Mordan adalah zat yang digunakan untuk merendam kain atau benang sebelum diberi warna. Mordan melekat pada serat kain atau yang dengan zat warna membentuk senyawa kompleks. Pewarnaan dengan cara ini menyebabkan
warna lebih kuat (Hadiat 1996). Mordanting merupakan tahap pertama pada proses pewarnaan dengan menggunakan teknik pencelupan. Proses mordanting memerlukan zat kimia sebagai bahan mordan, zat yang biasa digunakan sebagai bahan mordan antara lain soda abu, tawas dan tunjung. Menurut (Chatib dan Sunaryo 1980) mordanting dilakukan untuk menyiapkan bahan yang akan diwarna sehingga dapat menerima zat warna.
Mordanting menghilangkan bagian dari komponen pengganggu penyusun serat berupa minyak, lemak, lilin, dan kotoran-kotoran lain yang menempel pada serat. Menurut beberapa pengertian di atas mordanting dapat diartikan sebagai proses awal yang dilakukan sebelum pewarnaan guna menghilangkan komponen-komponen dalam serat yang dapat menghambat proses masuknya zat warna. Tawas merupakan salah satu mordan yang dipakai sebagai penguat pada pewarnaan kain dengan ekstrak daun mangga. Tawas berupa zat warna sintetis, mengandung racun, dan tidak berbahaya bagi kesehatan.

Secara sederhana tawas sering digunakan sebagai obat untuk penghilang bau badan dan sariawan, karena pH 9 derajat keasaman yang rendah yaitu 8 mendekati normal maka penggunaan tawas dalam proses pencelupan kain sutera tidak akan berpengaruh negatif terhadap kulit.

Menurut (Pudjatmaka et al.1995) Tawas (alum) dapat dibedakan menjadi beberapa macam antara lain yaitu:
1. Tawas bakar
Aluminium amonium sulfat atau aluminium kalium sulfat yang dipanaskan sampai air kristalnya habis berupa serbuk berwarna putih, tidak berbau, rasanya agak manis, dalam udara dapat menyerap uap air, larut dalam air, tidak larut dalam alkohol, dipakai sebagai obat, tawas kering: AlNH4 (SO4 ) 2 atau AlK(SO4 )2 (alum burn)

2. Tawas Kalium
Kristal putih tidak berbau yang digunakan dalam obat tertentu, kue, pembuatan kertas, penyamakan dan juga pencelupan, dengan rumus KAl(SO4 )2,12H2O, sering disebut tawas saja; Aluminium Kalium Sulfat

3. Tawas Rubidium
Kristal tidak berwarna dengan rapatan 1,867 g/cm3.meleleh pada suhu 990C;
AlRb(SO4 )2.12H2O: Aluminium Rubidium Sulfat (Rubidium alum)

4. Tawas Semu
Kelompok garam sulfat rangkap dari aluminium dan logam bervalensi 2;rumus umum MAl 2 (SO 4 ), 24H 2 O dengan M adalah mangan, besi magnesium,zink atau tembaga.

5. Tawas Soda

Aluminium natrium sulfat dengan rumus kimia Al2(SO4)3 , Na2SO4 .24H2O atau AlNa(SO4 )2 .12H2O (Soda alum). (Hadyana Pudjatmaka et al. 1995)

Diterbitkan di: 14 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    emangnya tawas t2 terbuat dri aph tha??????? bahan murninya t2 aph gt2 Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.