Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Biokimia>Karakteristik Akseptor KB Suntik

Karakteristik Akseptor KB Suntik

oleh: taenk     Pengarang : taenk
ª
 
2.1 Karakteristik Akseptor KB Suntik
2.1.1 Pengertian Karakteristik
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia karakteristik adalah: ciri-ciri khusus atau mempunyai sifat khas sesuai dengan perwatakan tertentu. Adapun ciri-ciri atau faktor-faktor yang akan diteliti pada akseptor KB suntik adalah usia, tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi.
2.1.2 Umur akseptor
Umur adalah lama seseorang hidup yang dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu umur <20 tahun, 20 - 35 tahun dan > 35 tahun (Depdikbud, 1997). Menurut KBBI umur adalah lama waktu hidup sejak dilahirkan. Macam-macam umur menurut KBBI diklasifikasikan sebagai berikut:
2.1.2.1 Usia kawin adalah usia yang dianggap cocok secara fisik dan mental.
2.1.2.2 Usia produktif adalah usia ketika seseorang masih mampu bekerja.
2.1.2.3 Usia reproduksi adalah masa antara pubertas dan menopause.
2.1.2.4 Usia lanjut adalah tahap masa tua (usia 60 tahun keatas)

silahkan download selengkapnya. klik link yang dibawah untuk mendownload..

2.1.3 Pengetahuan akseptor
Pengetahuan (knowledge) adalah merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indra manusia yakni: indra penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba (Notoatmodjo, 1997).
Menurut Notoatmodjo (2003) pengetahuan yang dicakup dalam bidang atau ranah kognitif mempunyai enam tingkatan bergerak dari yang sederhana sampai pada yang kompleks yaitu :
1. Jenjang C1 mengetahui/Tahu (Know)
Mengetahui berdasarkan mengingat kepada bahan yang sudah dipelajari sebelumnya. Mengetahui dapat menyangkut bahan yang luas atau sempit seperti fakta (sempit) dan teori (luas). Namun, apa yang diketahui hanya sekedar informasi yang dapat disingkat saja. Oleh karena itu pengetahuan merupakan tingkat yang paling rendah.
2. Jenjang C2 Pemahaman (Comprehension)
Pemahaman adalah kemampuan memahami arti sebuah ilmu seperti menafsirkan, menjelaskan atau meringkas tentang sesuatu.
3. Jenjang C3 Penerapan/Aplikasi (Application)
Penerapan adalah kemampuan menggunakan atau penafsiran suatu ilmu yang sudah dipelajari ke dalam situasi baru seperti menerapkan suatu metode, konsep, prinsip atau teori.
4. Jenjang C4 Analisa (Analisis)
Analisa adalah kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih dalam satu struktur organisasi tersebut dan masih ada kaitan suatu sama lainnya. Seperti menggambarkan (membuat bagan), membedakan, memisahkan, mengelompokkan dan sebagainya.
5. Jenjang C5 Sintesis (Synthesis)
Sintesis adalah suatu kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru, misalnya dapat menyusun, merencanakan, meringkas, menyelesaikan dan sebagainya terhadap suatu teori atau rumusan yang telah ada.
6. Jenjang C6 Evaluasi (Evaluation)
Evaluasi berkenaan dengan kemampuan menggunakan pengetahuan untuk membuat penelitian terhadap suatu berdasarkan maksud atau criteria tertentu. Misalnya dapat membandingkan, menanggapi dan dapat menafsirkan dan sebagainya.
Diterbitkan di: 29 Mei, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.