• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Sains>Astronomi>المياه....من الأرض للمريخ

.

المياه....من الأرض للمريخ

oleh : BenSaid    

Pengarang : د.سليمان العسكري - رئيس تحرير مجلة العربي الكويتية
Ringkasan ini diterjemahkan dari المياة .... من الارض للمريخ
AIR…DARI BUMI KE MARS
Akhir-akhir ini, para ilmuwan telah menemukan air di permukaan Mars. Impian ini telah mengemuka
lima puluh tahun yang lalu dan dianggap sebagai mitos yang tak seorang pun mempercayainya, karena akses ke Mars ini lebih dekat dengan fiksi ilmiah. Tetapi mereka ingin membuktikannya dan akhirnya berhasil sampai ke Mars. Bahkan mereka kini tengah berencana menundukkannya untuk jangka waktu yang lama, karena – menurut mereka – prospek kehidupan di Mars mirip sekali dengan kehidupan di Bumi. Kemungkinan ini kian menguat setelah ditemukannya unsur air di sana. Mereka menyaksikannya langsung, merasakannya, dan kemudian menganalisisnya setelah mengumpulkan cukup bukti dan indikator di masa yang lalu akan keberadaan unsur air dan hasil penelitian laboratorium di atas pesawat Phoenix - Phoenix 0 yang menunjukkan adanya unsur air dalam sampel tanah Mars. Kemudian oleh lengan robot dalam pesawat ruang angkasa ini, air itu dipindahkan ke sebuah alat yang telah mampu mengidentifikasi uap air yang dihasilkan dari proses pemanasan. Terbukti, penemuan ini mempunyai implikasi serius terkait dengan kemungkinan-kemungkian yang tampaknya sekarang masih dianggap mustahil, tetapi tidak menutup kemungkinan pada masa yang akan datang planet merah ini akan menjadi tempat tinggal manusia. Dan lebih penting lagi, penemuan air di planet ini menjawab kegelisahan pada ekshibisi Expo tahun ini di kota Zaragoza Spanyol yang disebut Expo Zaragoza 2008, tentang air dan pembangunan berkelanjutan. Ekshibisi ini diikuti oleh mayoritas negara-negara dunia melalui anjunan masing-masing yang semuanya menampilkan pesan peringatan akan krisis kekeringan dan desertifikasi yang tengah mengancam planet Bumi setelah terjadi perubahan iklim global selama dekade terakhir ini. Perobahan iklim global ini juga ikut menjadi faktor utama mencairnya salju abadi di beberapa wilayah dan peningkatan penguapan air di wilayah lain yang menimbulkan petaka kekeringan dahsyat.
Diterbitkan di: Nopember 19, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.