Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Arsitektur>Sejarah Candi Borobudur (bagian 1: Masa Awal)

Sejarah Candi Borobudur (bagian 1: Masa Awal)

oleh: Alfatikhul     Pengarang : Hariyanto S.Thi
ª
 
  • Candi Borobudur telah berdiri selama empat belas abad. Dalam kurun waktu empat belas abad itu, Candi Borobudur telah mengalami berkali-kali pemugaran dan perbaikan, yaitu pada masa awal ketika raja-raja Dinasti Syailendra masih berkuasa, masa kolonialisme, dan masa kemerdekaan Indonesia. Meski terkadang Candi Borobudur diabaikan keberadaannya hingga bagian-bagiannya tak tertata dengan baik, namun kita yang hidup pada generasi sekarang masih cukup beruntung bisa menyaksikan kebesarannya.

    1. Sejarah Candi Borobudur di Masa Awal
  • Candi Borobudur terletak di atas bukit Menoreh, Kedu Selatan, tepatnya berada di Kecamatan Borobudur, Daerah Tingkat II Kabupaten Magelang, Jawa tengah. Candi Borobudur diberi nama sesuai dengan tempat dimana candi itu berada.

    Nama Candi Borobudur bukan hanya karena Borobudur adalah nama daerah dimana candi tersebut berdiri, lebih dari itu nama Borobudur memiliki makna filosofis yang dapat memberikan pemahaman yang utuh terhadap makna candi itu sendiri. Nama Borobudur berasal dari kata bara dan budur. Bara berasal dari bahasa sansekerta vihara, yang berarti kompleks candi dan wihara atau asrama. Sedangkan kata budur berasal dari bahasa bali beduhur, yang artinya di atas. Oleh karena itu, Borobudur dapat diartikan sebagai asrama atau wihara (kelompok candi) yang berada di atas bukit.

    Ditinjau dari segi historis, Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi semasa pemerintahan Raja Samaratungga dari wangsa Syailendra, yaitu wangsa (dinasti) yang dikenal dalam sejarah karena usahanya untuk menjunjung tinggi ajaran Budha Mahayana. Sebuah prasasti dari abad 9 Masehi, Monumen Sri Kahulunan menyingkapkan silsilah tiga raja wangsa Sailendra, yaitu raja Indra, putra Samaratungga dan selanjutnya putri Samaratungga yaitu Pramodawardhani. Pada masa pemerintahan raja Samaratungga, mulailah dibangun candi yang bernama Bhumisam Bharabudhara (Candi Borobudur), yang dapat ditafsirkan sebagai Bukti Peningkatan Kebajikan.

    Menurut laporan Badan Konservasi Borobudur, arsitek yang mendirikan Candi Borobudur bernama Gunadharma, yang berdasarkan waktu, dibangun dalam 5 tahap pembangunan, yaitu : Tahap I + 780 Masehi, tahap II dan III + 792 Masehi, tahap IV + 824 Masehi, dan tahap V + 833 Masehi.

    Selama kurang lebih satu setengah abad, Candi Borobudur menjadi tempat berziarah bagi umat Budha di Jawa. Tetapi sejak runtuhnya Mataram Hindu yang dibarengi dengan perpindahan kekuasaan politik dan kebudayaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, maka Candi Borobudur semakin tidak terlihat orang. Diperparah dengan banyak bencana alam— seperti meletusnya gunung merapi—yang membuat sebagian bangunan candi runtuh dan tidak terurus.

    Kunjungi http://ifqo.wordpress.com/
    Diterbitkan di: 29 Desember, 2011   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    candi borobudur di bangun pada masa kerajaan? Lihat semua
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    knapa adacandi Lihat semua
    1. Menjawab   Pertanyaan  :    KAPAN DI BANGUNNYA ?????????? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
    1. Jawaban  :    Waktu pembangunannya diperkirakan berdasarkan perbandingan antara jenis aksara yang tertulis di kaki tertutup Karmawibhangga dengan jenis aksara yang lazim digunakan pada prasasti kerajaan abad ke-8 dan ke-9. Diperkirakan Borobudur dibangun sekitar tahun 800 masehi,,, 11 Februari 2012
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .