Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Agronomi - Pertanian>Jenis-Jenis Tanaman Bahan Pestisida Nabati (3)

Jenis-Jenis Tanaman Bahan Pestisida Nabati (3)

oleh: dudud42    
ª
 
1. Pestisida nabati mindi plus

Bahan-bahan yang diperlukan : Rimpang lengkuas atau laos 1 kg, daun sereh ½ kg, papagan kulit mindi ½ kg, air 4 liter. Peralatan yang diperlukan : lumpang dan alu 1 buah, kain saring 1 buah, ember 1 buah, panci besar 1 buah.

Cara pembuatannya: Rimpang lengkuas diiris, kemudian dimasukkan ke dalam lumpang. Daun sereh dan irisan papagan kulit mindi dimasukkan juga ke dalam lumpang. Selanjutnya ditumbuk sampai hancur. Jika perlu tambahkan sedikit air. Masak 4 liter air dalam panci sampai mendidih. Kemudian masukkan bahan-bahan yang telah ditumbuk ke dalam panci tersebut dan masak selama 5 -10 menit.Angkat panci tersebut dari perapian dan simpan rebusan itu sampai dingin. Selanjutnya saring rebusan itu dengan kain saring dan air rebusannya siap diencerkan untuk digunakan pada pertanaman.

Cara lainnya adalah rendam bahan-bahan yang telah ditumbuk halus itu dalam 4 liter air selama 1-3 malam dan selanjutnya saring dengan menggunakan kain saring. Airnya siap diencerkan untuk digunakan pada pertanaman. Sebanyak 4 liter air rebusan yang dihasilkan dapat diencerkan dengan 40-50 liter air bersih. Selanjutnya, cairan tersebut disemprotkan pada tanaman yang terserang hama atau penyakit. Interval penggunaan 2 minggu.

2. Pestisida nabati daun gamal

Kandungan aktif daun gamal adalah tanin. Ekstrak daun gamal efektif untuk mengendalikan ulat dan hama pengisap. Dalam penggunaannya ekstrak daun dicampur dengan minyak tanah, namun penggunaan minyak tanah harus hati-hati karena terlalu sering menggunakan minyak tanah akan mengakibatkan daun terbakar. Bahan-bahan yang diperlukan : daun gamal segar 100-150 g, air 250 ml, minyak tanah 250 ml, dan detergen 50 g. Alat yang digunakan : lumpang 1 bh, alu 1bh, kain saring 1 bh, ember 1 bh.

Cara pembuatannya : Tumbuk/hancurkan daun gamal dengan penambahan air 250 ml. Larutan tersebut diperas dan disaring, tambahkan minyak tanah dan detergen aduk sampai rata. Tambahkan 8 liter air. Larutan siap digunakan.

3. Pestisida nabati daun sirih hutan.

Daun sirih hutan mengandung bahan aktif fenol dan kavokol. Pestisida ini efektif untuk hama pengisap. Cara pembuatan : tumbuk halus daun sirih hutan segar 1 kg, bawang merah 3 umbi, sereh 5 batang, dan detergen 5 g. Campur dengan air 8-10 liter, saring. Larutan siap digunakan.

4. Pestisida nabati srikaya dan nona sabrang

Biji srikaya dan nona sabrang mengandung bahan aktif annonain dan resin. Pestisida ini efektif untuk mengendalikan ulat dan hama pengisap. Cara pembuatan : tumbuk halus 15-25 g biji srikaya/nona sabrang. Rendam biji tersebut selama semalam dalam 1 liter air dan 1 g detergen, kemudian aduk. Saring larutan menggunakan kain halus. Larutan telah dapat digunakan.

5. Pestisida nabati daun sirsak dan tembakau

Pestisida nabati daun sirsak dan tembakau efektif untuk mengendalikan hama belalang dan ulat. Cara pembuatan : sebanyak 50 lembar daun sirsak dan tembakau segenggam ditumbuk halus. Bahan-bahan tersebut dimasukkan ke dalam larutan 20 liter air dan 20 g detergen (sabun colek), diaduk rata, dan direndam selama semalam, kemudian disaring. Tiap 1 liter larutan hasil penyaringan diencerkan dengan 50-60 liter air. Larutan pengenceran siap digunakan.

6. Pestisida nabati akar tuba

Akar tuba mengandung bahan aktif rotenon, dequelin, elipton, dan toksikarol. Pestisida ini efektif untuk mengendalikan hama keong/bekicot. Cara pembuatan : tumbuk halus 5-10 g akar tuba ditambah dengan 1 liter air dan 1 g detergen, aduk sampai rata. Larutan dibiarkan selama semalam. Saring larutan dengan kain halus, hasil saringan telah dapat digunakan.

7. Pestisida nabati Pinus (Pinus Merkusii)

Bahan : Bagian batang Pinus Pembuatan : Serbuk gergaji kayu Pinus dijemur sampai kering Sebarkan ke lahan pesemaian pada pagi hari Sasaran : Wereng batang coklat (menghambat penetasan)

8. Pestisida nabati Picung/Kluwek (Pagium edule)

Bahan: Buah Picung/Kluwek Pembuatan: Satu buah Picung dihancurkan, Rendam dalam satu gelas air selama satu hari satu malam. Hasil rendaman tersebut disaring dan dilarutkan dalam sepuluh liter air, disemprotkan. Akan lebih efektif dan efisien bila dikombinasikan dengan perangkat yuyu atau ketam/laos, kotoran ayam, bangkai keong mas atau bahan perangkap lain Kandungan bahan aktif : Palmitic acid, oleic acid dan linoleic acid. Sasaran : Walang sangit.

Diterbitkan di: 19 April, 2013   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.