Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Mengawinkan Ayam Kalkun

oleh: aforlan     Pengarang : Jay
ª
 
Meski usaha kalkun tidak semaju usaha ayam potong briler dan ayam petelur, usaha ini mulai maju karena banyak pemnatnya sebagai unggas hias dan pakan. Tidak seperti ayam kampong yang dilepas dappat bertelur dan menetaskan anak. Kalkun membutuhkan perawatan khusus dari ayam. Kita bias mememlihara kalkun pada kandang intensif maupun semi intensif.
Untuk mengawinkan Kalkun, kita bias menyediaan sekelompok Kalkun yang dewwasa berumur sekitar 6 bulan atau setengah tahun. Satu kelompok terdiri dari Jantan dewasa dengan 3-5 betina dewasa. Si Jantan akan membuahi kelompok betina tersebut. Beberapa Kalkun tidak bias kawin secara alamiah karenanya pembuahan kalkun dapat dlakukan dengan cara inseminasi buatan. Cara ini si Jantan dapat mebuahi lebih banyak kalkun betina dan dapat juga melakukan persilangan kalkun dengan jenis yang berbeda. Mungkin jika anda mempunyai kalkun yang tidak juga bertelur dapat melakukan hal ini. Hanya saja mungkin caranya agak sult karena ukuran kalkun yang begitu besar. Pada kasus tertentu ada juga, Kalkun yang dpat mebuahi sendiri atau reproduks aseksual. Hanya saja kejadian ini belum bias dikonfirmasikan oleh dunia pengetahuan.
Setelah beberapa minggu si betia akan bertelur di sarang. Anda bisa menyediakan sarang untuk Kalkun yang terbuat dari kotak yang besar dan muat dari Kalkun. Kalkun betina bertelur hingga 12 butir per musim. Betina akan mengerami telurnya tersebut . Waktu yang diperlukan untuk mengeram berkisar 28 hari atau empat minggu atau lebih lama semingu dari ayam kampong. Setelah menetas si Indukk akan mememhara si anak hingga anak dappat mandiri dan mencari makan sendiri. Si Induk akan mnjaganya hangat pada malam hari dengan bulu-bulunya yang tebal.
Untuk mmpercepat produksi, peternak dapat menggunakan mesin tetas. Mesin tetas ini bias menetaskan telur kalkun juag. Setelah menetas anak Kalkun dapat dipelihara di kotak indukan atau pembesaran. Kotak induk ini dilengkapi dengan lampu yang bertugas untuk menghangati si anakan Kalkun. Setelah umur sebulan Kalkukn bias dijual sebagai bibit atau dibesarkan untuk mnjadi kalkunn pedaging atau kalkun potong.
Diterbitkan di: 30 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya punya kalkun 3 betina dan 1 jantan terus cara mengawinkan nya yang lebih intensif gimana?? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.