Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Agronomi

oleh: Matnuh    
ª
 
Agronomi merupakan satu cabang ilmu pertanian yang membicarakan tentang penelitian tanaman dan tanah dimana tanaman tersebut tumbuh. Ahli agronomi bekerja untuk mengembangkan metode yang akan memperbaiki penggunaan tanah dan meningkatkan produksi makanan dan tanaman serat. Mereka melakukan penelitian penggiliran tanaman, pengairan dan pembuangan, reproduksi tanaman, klasifikasi tanah, penyuburan tanah, kontrol rumput, dan lain-lain.

Agronomi (berasal dari bahasa Latin yaitu Agro yang berarti, 'lapangan', dan νόμος Yunani, nomos, yang berarti "hukum"). Agronomi juga dikenal sebagai teknik pertanian, yang merupakan bagian dari pengetahuan dalam ilmu terapan yang mengatur berbagai praktek pertanian dan peternakan.

Agronomi merupakan ilmu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses produksi dan pengolahan produk pertanian dan makanan, berdasarkan studi ilmiah dan teknologi fisik, kimia, biologi, pengaruh ekonomi dan sosial atau mempengaruhi proses produksi . Subjek agronomi adalah fenomena sosial atau agroekosistem proses yang kompleks, yang dipahami sebagai model yang spesifik dari campur tangan manusia di alam, untuk produksi makanan dan bahan baku.

Ahli agronomi mengkaji tentang cara untuk membuat tanah lebih berpotensi. Mereka menguji tanah dan menentukan apakah mengandung bahan-bahan penting untuk pertumbuhan tanaman. Bahan-bahan bernutrien tersebut termasuk senyawa nitrogen, fosfor dan kalium. Jika beberapa tanah kurang dalam bahan-bahan ini, baja dapat membekalinya. Ahli agronomi menyelidiki gerakan nutrien-nutrien melalui tanah, dan jumlah nutrisi diresap oleh akar tumbuhan. Ahli agronomi juga menguji pengembangan akar dan hubungannya dengan tanah.

Tambahan lagi, ahli agronomi menciptakan metode untuk menjaga tanah dan mengurangi dampak erosi oleh angin dan air. Misalnya, teknik yang disebut bajakan kontur bisa digunakan untuk mecegahkan erosi tanah dan menyimpan hujan lebat. Peneliti-peneliti agronomi juga menemukan jalan untuk menggunakan tanah secara lebih efisien dalam menyelesaikan masalah lain. Masalah seperti ini termasuk pembuangan tinja manusia dan hewan; pencemaran air; dan konstruksi tanah kimia yang disebut pestisida; yang digunakan untuk membunuh serangga dan perusak-perusak lainnya.

Kebanyakan ahli agronomi adalah konsultan, peneliti atau guru. Banyak yang berkerja untuk lembaga yang terkait dengan eksperimen pertanian, lembaga pemerintah federal atau negara, organisasi industri, atau universitas. Ahli agronomi berperan dalam organisasi internasional seperti Badan untuk Pengembangan Internasional dan Organisasi Makanan dan Pertanian (FAO) milik Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Diterbitkan di: 19 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.