Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Ekosistem Kebun

oleh: syukur_08     Pengarang : sis
ª
 
Ekos artinya Lingkungan, sistem adalah keterkaitan antara satu unsur dengan unsur lainnya, Ekosistem ialah tempat berinteraksinya antara satu unsur dengan unsur lainnya, unsur didalam ekosistem terbagi kepada dua :

Biotik : seperti Manusia, Tumbuhan, Burung, Serangga, Ulat, Ular, Tikus dsb.
a botik : seperti cuaca, kelembaban, air, angin, matahari, tanah dsb.

Apabila kita pergi ke suatu kebun, disana kita bisa melihat keadaan ekosistem maka mulailah mencatat dan membuat gambar tentang keadaan ekosistem kebun, ekosistem yang baik berada dalam keseimbangan, ada tikus tetapi ular sudah mulai punah, maka akan terjadi ledakan serangan hama tikus, hal ini karena keadaan ekosistem sudah tidak seimbang (rusak), kita melihat banyak ulat yang menyerang tumbuhan di kebun, namun kita melihat ke sekitar kebun tidak ada satu pun burung yang biasanya memakan ulat, akibatnya terjadilah serangan hama ulat.

Cuaca mendung, kelembaban tinggi biasanya memicu banyak penyakit yang diakibatkan jamur atau bakteri pada tumbuhan, sementara di musim kemarau, maka biasanya ulat menyerang tumbuhan, angin dapat menerbangkan jamur-jamur penyebab penyakit sehingga menyebar ke tumbuhan -tumbuhan lainnya, angin terkadang bertiup sepoy-sepoy namun juga terkadang bertiup sangat kencang, bahkan bisa merobohkan tanaman, matahari adalah sumber kehidupan, ada beberapa tumbuhan yang membutuhkan naungan sementara pada proses pertumbuhannya, untuk mengatur prosentase sinar matahari yang masuk, dan tanah ada yang subur namun adapula yang tandus, tanah yang subur kaya akan unsur hara, cacing tanah, mikroorganisme, semua unsur saling berkaitan.

Serangga banyak sekali jenisnya, menurut ahli Hama penyakit jumlahnya mencapai kurang lebih 600.000 jenis serangga, serangga ada yang menguntungkan dan dapat membantu mengendalikan hama di kebun biasanya disebut Musuh Alami, namun adapula yang merugikan karena merusak tanaman bisanya disebut Hama. Namun apabila jumlah populasi Musuh alami sudah mulai sedikit sementara jumlah hama semakin banyak, maka akan dapat menyebabkan ledakan hama di suatu tempat. Biasanya digunakan Pestisida ( Pest = Hama Penyakit, Sida = racun), racun hama penyakit, yang mengandung zat-zat kimia untuk mengendalikan hama, namun tanpa disadari ternyata serangga-serangga yang sangat menguntungkan pun ikut mati juga, namun apabila kita terpaksa untuk menggunakannya, maka gunakanlah secara bijak dan sesuai petunjuk.

Menjaga dan melestarikan keseimbangan ekosistem sangatlah penting, karena apabila ekosistem sudah rusak dan tidak seimbang, contohnya : populasi musuh alami sudah sedikit sekali, kita harus memeliharanya, mengembangbiakkannya dan memasukkan kembali ke kebun kita, yang tentunya membutuhkan biaya, usaha dan kerja keras. Gunakan Pestisida Nabati (bahan-bahan organik) yang ramah lingkungan, apabila terjadi serangan hama.
Diterbitkan di: 17 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    pencemaran apa saja yang dapat merusak ekosistem kebun? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jelaskan interaksi yang terjadi antar komponen biotik Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.