Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Agronomi - Pertanian>Burung Parkit : Si Burung Cantik yang cepat berkembang biak

Burung Parkit : Si Burung Cantik yang cepat berkembang biak

oleh: aforlan    
ª
 
Burung Parkit adalah sejenis burung paruh bengkok yang banyak dipelihara oleh manusia. Burung ini mempunyai bulu yang indah dan sifatnya jinak. Burung Parkit bukanlah burung asli Indonesia. Ia adalah penghuni benua Australia. Sejak abad 18, burung ini dibawa ke negara-negara Eropa dan menjadi burung favorit. Cerecet burung ini enak didengar. Kadang ia bersiul. Burung ini bisa meniru suara burung lain. Kadang beberapa burung parkit yang dipelihara dapat menirukan suara manusia. Jika parkit dilatih dengan baik, ia akan mampu berbicara.
Burung ini juga dapat dilatih agar menurut dengan si empunya. Ia akan hinggap ke siempunya tanpa segan-segan. Kadang burung ini suka bermain-main dengan mainan. Kita dapat memberikan mainan burung seperti tangga, gelang-gelang, bola atau lainnya. Jika tidak ada mainan, berikan kertas yang digumpal, burung ini akan bermain dengan benda tersebut. Untuk melatih burung parkit dibutuhkan kasih sayang dan kesabaran.
Di habitat asalnya, burung ini mempunyai satu jenis warna saja yakni hijau-kuning. Warna kuning ada di bagian kepala sedangkan selebihnya berwarna hijau. Setelah dipelihara oleh manusia, warna burung parkit berkembang seperti putih polos, kuning polos, biru laut, biru tua, dan abu-abu. Membedakan jantan dan betina tidak sulit. Si jantan mempunyai warna ungu di hidungnya sebaliknya si betina tidak memilikinya.
Perkembangan burung ini sangat pesat sekali. Dalam waktu yang singkat burung burung ini akan berkembang banyak. Seekor betina dapat bertelur tiga hingga lima butir telur. Kedua induk akan mengerami telur. Sang empunya harus menyediakan kotak sarang bagi burung parkit. Kotak sarang ini menyerupai lubang di pohon. Satu pasang parkit harus mempunyai satu kotak sarang.
Pakan parkit di alam liar adalah biji-bijian dari rumput-rumputan. Sekarang parkit bisa memakan pakan burung seperti jewawut, milet, gabah, dan lain-lain. Kadang Parkit juga dapat memakan sayur-sayuran seperti jagung muda, tauge, dan lain-lain. Parkit juga membutuhkan grit yang berasal dari kerang. Grit ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan burung akan kalsium. Parkit juga mau memakan tulang ikan sotong atau cumi-cumi.
Diterbitkan di: 20 September, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    kapan masa kawin parkit? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya dengar beternak parkit kandangnya harus beralaskan lang sung dengan tanah,betulkah? trims ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    sebaiknya jangan nanti tkus bisa masuk ke sana 21 Desember 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.