Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Sains>Agronomi - Pertanian>Pemberantasan hama secara kimiawi dan secara ekologis

Pemberantasan hama secara kimiawi dan secara ekologis

oleh: oxlay    
ª
 
Pemberantasan secara kimiawi, yaitu pemberantasan gulma, hama, dan penyakit dengan menggunakan zat kimia yang bersifat racun (pestisida). Macam-macam pestisida menurut kegunaannya yaitu:
- Insektisida, berfungsi untuk memberantas serangga atau insekta.
- Larvasida, berfungsi untuk memberantas larva serangga.
- Fungisida, berfungsi untuk memberantas jamur.
- Algasida, berfungsi untuk memberantas ganggang.
- Rodentisida, berfungsi untuk memberantas hewan pengerat.
- Nematosida, berfungsi untuk memberantas hama berupa cacing.
- Bakterisida, berfungsi untuk mengendalikan bakteri.
Penggunaan pestisida harus secara hati-hati agar tidak merusak keseimbangan alam atau ekosistem.

Pemberantasan secara ekologis, yaitu pemberantasan hama, gulma, dan penyakit dengan mengubah lingkungan, misalnya:
- Mengeringkan tanah untuk memberantas gulma.
- Rotasi tanaman untuk menghindari serangan hama yang sama.

Selain diberantas dengan cara di atas, dapat juga dilakukan dengan memutus daur hidupnya.
Contoh:
- Menanam padi secara serentak dalam skala luas, artinya jenis padi yang ditanam harus sama sehingga waktu panen dapat bersamaan.
- Mengadakan rotasi tanaman, yaitu menanami lehan dengan jenis tanaman lain yang berganti-ganti. Misalnya mula-mula ditanam padi, kemudian kedelai, jagung, padi lagi, dan seterusnya.
- Membunuh secara langsung.
- Menanam padi VUTW (Varietas Unggul Tahan Wereng).
- Mengarantinakan hewan, buah-buahan, dan biji-bijian yang diimpor dari negara lain dengan melakukan pemeriksaan dan penyimpanan sementara waktu.
- Menyebarkan serangga jantan mandul hasil radiasi untuk menghambat perkembangbiakan hama serangga.

Dalam peningkatan produksi pangan, juga perlu diperhatikan penanganan hasil panen sehingga dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama. Tindakan ini disebut Usaha Pasca Panen. Usaha-usaha tersebut meliputi:
- Pengeringan, misalnya padi, kedelai, jagung.
- Dibuat tepung, misalnya sagu, gandum, dan ubi kayu.
- Disimpan dalam kaleng seperti buah-buahan, ikan dan daging.
Diterbitkan di: 07 Agustus, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Lavarsida bentuk briket itu kira2 produk dari perusahaan mana ya? tks Beni Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.